Thursday, August 17, 2017

Kanker Bukan Penyakit? (2)

Indonesian Free Press -- Salah satu kasus salah persepsi yang membuat vatal terjadi pada tahun 1940-an di Australia. Beberapa kali terjadi kasus kematian domba setelah domba-domba tersebut memakan tanaman 'fuschia' liar yang mengandung banyak enzim beta-glucosidase. Tanpa mengetahui penyebab sebenarnya dan menyangka penyebab kematian-kematian ternak itu adalah racun sianida dalam Vitamin B-17, para ahli botani kemudian mengembangkan varietas pakan ternak yang sama sekali tidak mengandung Vitamin B-17. Akibatnya, terjadi kekurangan vitamin B-17 besar-besaran dalam makanan kita.

Sebagai gambaran pentingnya Vitamin B-17 di dalam makanan bisa dijelaskan dengan kesehatan orang-orang eskimo di kutub utara. Meski makanan utama mereka adalah daging dan relatif jarang mengkonsumsi makanan dari tumbuh-tumbuhan, mereka hampir tidak mengenal penyakit kanker dan jantung. Ternyata penyebabnya adalah daging yang mereka konsumsi, umumnya daging rusa kutub, ternyata banyak mengandung Vitamin B-17 yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang dimakan rusa. Orang eskimo juga mengkonsumsi buah cherry yang banyak mengandung Vitamin B-17, meski hanya tumbuh dalam musim tertentu dalam setahun.


Saat ini makanan 'modern' yang dikonsumsi orang-orang Eropa, Amerika dan Australia rata-rata hanya mengandung 2 miligram Vitamin B-17, sementara orang-orang Eskimo mengkonsumsi 250 hingga 3.000 miligram Vitamin B-17 setiap hari. Inilah yang menjelaskan mengapa penderita angka penyakit kanker orang-orang Eskimo sangat kecil, sementara angkanya di dunia 'modern' justru tinggi.

Di masa lalu, dan ketika penyakit kanker hampir belum dikenal, orang-orang Barat mengkonsumsi roti yang terbuat dari gandum yang kaya dengan Vitamin B-17. Mereka juga mengkonsumsi buah-buahan plum, greengages, cherri, apel, aprikot dan buah-buahan lain dari keluarga Rosaceae yang kaya Vitamin B-17. Ibu-ibu menghancurkan biji-bijian dari buah-buahan itu dan mencampurkannya dengan selai dan menyimpannya sebagai makanan cadangan. Semuanya itu kaya dengan Vitamin B-17. Sedangkan di daerah Tropis seperti Indonesia, vitamin B-17 banyak terkandung di ubi kayu (cassava atau tropical manioc). Penelitian membuktikan bahwa suku-suku Indian di Amerika Selatan atau suku-suku pedalaman di Filipina yang menjadikan ubi kayu sebagai sumber makanan utamanya, hampir tidak mengenal penyakit kanker dan jantung.

Sehubungan dengan Vitamin B-17 dan kaitannya dengan penyakit kanker, Dr. Krebs berpendapat lebih jauh lagi. Ia berpendapat bahwa keberadaan vitamin B-17 yang cukup di dalam tubuh, sudah cukup untuk membuat tubuh kebal terhadap ancaman kanker. Bahkan ketika lingkungan dan makanan sudah dipenuhi dengan faktor-faktor penyebab kanker sekalipun.

Menurut Dr. Krebs apa yang disebut dengan 'carcinogens' hanyalah bentuk kekurangan Vitamin B-17 dengan dampak yang membahayakan. Hal itu sama dengan kekurangan Vitamin C yang menimbulkan sariawan dan kurap. Dalam waktu singkat, bahkan dalam hitungan waktu jam, penyakit sariawan pun sembuh setelah sejumlah besar vitamin C dimasukkan ke dalam tubuh.

Namun karena kampanye negatif tentang Vitamin B-17 Laetrile dan sulitnya mendapatkan Vitamin B-17 alami membuat banyak penderita kanker menjadikan substansi ini sebagai cadangan terakhir, jauh setelah penyakit telah sangat parah akibat pembakaran radiasi atau setelah racun 'chemotherapy' merusak sel-sel tubuh yang sehat.(ca)

Wednesday, August 16, 2017

Bagaimana Saya Tidak Marah?

Indonesian Free Press -- Blog ini sudah mengkritisi jalannya pemerintahan negeri ini sejak era Presiden SBY. Awalnya kami menyangka era SBY akan menjadi puncak dari faham neoliberalisme yang menghancur-leburkan Indonesia hingga kami pernah menulis sbb:

'Saya pernah mengatakan di blog ini bahwa hal-hal yang sangat buruk karena kejahatan konspirasi mungkin saja terjadi, menyusul pidato kemenangan SBY yang menggunakan bahwa Inggris yang saya intepretasikan bahwa SBY siap mengemban misi kepentingan asing di Indonesia. Dan hal-hal buruk itu telah mulai menampakkan diri: Skandal Century, kasus Gayus, skandal pembangunan gedung DPR/MPR, dan melambungnya harga cabai yang ditanggapi menteri perdagangan dengan santai. Pembunuhan politik? Kita juga sudah sering mengalaminya: pembunuhan Munir, kematian Jendral Agus WH, pembunuhan pengusaha Nasrudin yang menjerat ketua KPK Antasari Azhar, dan kematian misterius seorang Jaksa Agung di Arab Saudi.'


Namun ternyata, di era Jokowi-lah hal-hal terburuk itu terjadi. Ulama dikriminalisasi dan marginalisasi ummat Islam, perpecahan antar anak-bangsa oleh isyu-isyu sosial yang dikembangkan pemerintah sendiri, penegakan hukum yang timpang secara menyolok, penguasaan ekonomi oleh kepentingan asing dan proksinya yang semakin massif dan seribu fakta pahit lainnya yang terlalu banyak untuk disebutkan. Dan, masalah di bawah ini adalah salah satunya.

Blogger adalah manusia yang berakal dan masih memiliki hati nurani. Melihat ketidak-adilan terjadi di sekeliling dengan korbannya adalah saudara-saudara sendiri, sangat masuk akal kalau marah. Justru, mereka yang tidak melihat ketidak-adilan dan kemudian justru mendukung regim yang bertanggungjawab atas ketidak-adilan, mereka adalah manusia-manusia yang tidak berakal apalagi memiliki hati nurani.


------------------------------------

Proyek 10.000 MW Pembangkit Teknologi China Ternyata Sering Rusak, PLN Menderita Triliunan Rupiah

GARUDA KITA   Rabu, 09 Agustus 2017  nasional


Garuda kita - Serikat pekerja PLN mengungkapkan bahwa PT PLN (persero) menderita akibat beban pemeliharaan pembangkit dari program 10.000 MW atau dikenal dengan Fast Track Project (FTP) yang dirasa sangat mahal.

Hal demikian disebabkan pada pembangunan pembangkit menggunakan teknologi dari China yang ternyata berbahan mutu rendah dan tidak handal. Sehingga PLN harus mengeluarkan kocek lebih utuk menangani permasalahan yang ada.

“Program 10.000 MW, PLN banyak membangun pembangkit China dan sekarang sudah terasa di kita, ternyata pembangkit China itu tidak andal dan sering rusak,” kata Ketua umum serikat pekerja PLN, Jumadis Abda, ditulis Selasa (8/8).

Tidak hanya itu, pembangkit yang dibangun juga ternyata kemampuan produksinya tidak sesuai apa yang diharapkan.

“Kemampuan operasinya tidak sesui dengan yang diharapkan. Misakan kita bangun pembangkit itu 100 MW, ternyata dia hanya mampu berproduksi 60 hingga 70 MW. Nah ini merugikan operasional kelistrikan disamping itu sering rusak. Ini sangat membebankan keuangan PLN untuk memelihara,” ujarnya.

“Jika kita bandingkan tahun 2015 dengan 2016, selama satu tahun itu biaya pemeliharaan naik Rp 4 triliun, itu sudah konposisi sampai 11 persen, idealnya biaya pemeliharaan itu untuik sistem kelistrikan 4 hingga 6 peren” pungkas dia.Sebagaimana diketahui, program 10.000 MW ini banyak mangkrak dan sudah menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Diatara yang menjadi sorotan BPK terkait pengelolaan rantai suplai, pembangunan pembangkit listik 10.000 MW dan penyelenggaraan jaminan sosial.

“IHPS II tahun 2016 memuat ringkasan dari 604 laporan hasil pemeriksaan meliputi 81 LHP 13% pada pemerintah pusat, 489 LHP 81% pada Pemda dan BUMD, serta 34 LHP 6% pada BUMN dan badan lainnya. Berdasarkan jenis pemeriksaan LHP dimaksud terdiri dari 9 LHP 1% keuangan, 316 LHP 53% kinerja, dan 279 LHP 46% dengan tujuan PDTT,” kata Ketua BPK Harry Azhar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (6/4/2017).

Di sisi lain yang perlu diingat bahwa saat ini pemerintah juga tengah mencar melakukan pembangunan litrik yang lebih besar dari program sebelumnya. Saat ini pemerintah Joko Widodo – Jusuf Kalla mencanagkan program 35.000 MW.[akt]

Tuesday, August 15, 2017

Kanker Bukan Penyakit?

Indonesian Free Press -- Di jaman modern seperti sekarang ini, kanker merupakan penyakit pembunuh manusia terbesar di dunia setelah jantung. Padahal, di masa lalu kanker bahkan relatif tidak dikenal karena jarangnya. Para ahli sepakat bahwa lingkungan yang tercemar, polusi, makanan dan minuman buatan berbahan kimia merupakan faktor-faktor yang memicu munculnya penyakit kanker. Namun, ada faktor lain yang lebih penting dari itu semua, yaitu kekurangan vitamin B-17.

Demikianlah hasil temuan Dr. Ernst T. Krebs, Jr tahun 1950, ketika ia berhasil menemukan turunan Vitamin B-17 dan disebut sebagai 'Laetrile'. Dari penelitian intensif yang dilakukannya terbukti zat ini memiliki kemampuan tinggi untuk membunuh sel-sel kanker.

Sebelumnya, saya ingin menceritakan tentang pengalaman yang dialami abang ipar saya yang bekerja di McDermott, perusahaan asing fabrikasi peralatan pengeboran minyak lepas pantai di Batam. Diduga karena kelelahan dan kurang istirahat, ditambah selalu menghirup udara yang terkontaminasi oleh debu-debu logam yang ditimbulkan oleh aktifitas produksi perusahaan, ia menderita penyakit hati dan telah divonis dokter harus menjalani terapi kemo di Malaysia.


Kebetulan abang ipar saya yang lain di Medan memiliki keahlian pengobatan herbal dan bekerja sambilan sebagai tabib. Olehnya disarankan agar abang saya di Batam, sebut saja namanya Ucok, dirawat sendiri di Medan. Setelah melalui perdebatan sengit, akhirnya dokter yang merawatnya di Batam mengijinkan Bang Ucok dirawat sendiri.

Selama dirawat di Medan, Bang Ucok menjalani diet ketat. Setiap hari ia harus minum ramuan obat herbal yang tidak saya ketahui bahan-bahannya. Namun saya tahu beberapa di antara obat-obatan itu, yaitu madu dan pil ekstrak teripang.

Alhamdulillah, hanya dalam waktu kurang dari 2 bulan, penyakit kanker hati telah menghilang dan kini ia telah kembali bekerja seperti semula. Padahal baru beberapa bulan sebelumnya, rekan kerjanya mengalami masalah yang sama. Namun setelah menjalani terapi kemo di Penang, Malaysia, justru meninggal dunia. Dan pada saat yang hampir sama ketika Bang Ucok mengalami kesembuhan, media-media massa ramai mengabarkan dua selebritis nasional, Yana Zein dan Julia Perez, meninggal dunia setelah menjalani terapi kemo yang sangat mahal di luar negeri.

Kembali ke topik tentang Vitamin B-17 Laetrile, setelah Dr Krebs menemukan obat ajaib ini, industri farmasi yang tidak mendapatkan hak patennya berusaha mendiskreditkan penemuan tersebut dengan menyebar mitos bahaya racun sianida yang terkandung di dalam vitamin ini. Salah satu upaya untuk mematikan Laetrile adalah dengan menyebarkan kabar hoax tentang kematian sepasang suami istri akibat mengkonsumsi biji aprikot. Padahal selama ribuan tahun jutaan manusia telah mengkonsumsi biji aprikot dan tidak ada masalah.

B17 Laetrile temuan Dr Krebs adalah turunan dari biji apricot yang disintetiskan ke bentuk 'crystalline' dengan menggunakan caranya yang unik. Kampanye negatif melalui media massa dan para ahli yang dibayar serta otoritas yang terkontaminasi (American Food & Drug Administration dan American Medical Association) membuat obat ajaib itu dilarang di Amerika dan menyusul negara-negara lainnya. Pada saat yang sama mereka mengabaikan fakta bahwa vitamin lainnya yang banyak beredar di masyarakat, B-12, juga mengandung sianida. Mafia industri farmasi dan kesehatan global juga mendorong digunakannya metode pengobatan yang justru jelas-jelas sangat destruktif terhadap sel-sel tubuh manusia, yaitu terapi kemo.


Bagaimana Vitamin B-17 Membunuh Kanker?

Dr. Ernst Krebs telah membuktikan bahwa sianida dalam vitamin B17 sama sekali tidak berbahaya bagi manusia dengan menyuntikkan sejumlah besar Laetrile ke tangannya dan ia tetap hidup selama puluhan tahun kemudian (meninggal secara wajar pada September 1996).

Hal ini bisa dijelaskan secara rasional. Molekul B-17 mengandung satu unit sianida (cyanide), satu unit benzaldehyde dan dua unit glucose (gula) yang terikat dengan kuat. Sianida di dalamnya baru akan bersifat racun setelah dilepaskan dari ikatan molekul. Masalanya, hal ini hanya bisa dilakukan dengan mencampurkan enzim bernama beta-glucosidase yang nyaris tidak dimiliki oleh tubuh manusia kecuali dalam jumlah sedikit, namun melimpah di dalam sel-sel kanker.

Ketika B-17 berada di dalam sel kanker, molekulnya langsung terpecah dan menimbulkan dampak yang menghancurkan sel kanker. Selain sianida yang meracuni dan membunuh sel kanker, benzaldehyde juga memberikan dampak yang tidak kalah hebat. Bersama sianida, keduanya memiliki sifat racun hingga 100 kali lipat dibandingkan ketika masih terikat dalam satu molekul B-17, dan seketika membunuhi sel-sel kanker.

Lalu bagaimana dampaknya racun berbahaya itu terhadap tubuh manusia sendiri.

Syukurnya tubuh manusia memiliki enzim lainnya yang bisa menetralisir racun sianida dan benzaldehyde tersebut, yaitu rhodanese, yang jumlahnya secara alami lebih dari cukup untuk mengikat racun yang terlepas dan mengubahnya menjadi enzim yang bermanfaat. Sebaliknya, sel kanker tidak memiliki enzim rhodanese sama sekali sehingga tidak memiliki senjata untuk melawan vitamin B-17.

Sejak puluhan tahun yang lalu para ahli pertanian telah mengetahui dampak negatif dari kemampuan enzim beta-glucosidase melepaskan ikatan sianida dari molekul Vitamin B-17 terhadap binatang ternak. Namun tidak diketahui bagaimana cara menanganinya tanpa menimbulkan kerugian. Sebagai jalan pintas, semua tanaman yang mengandung B-17 dikategorikan sebagai 'beracun'. Selanjutnya dilakukan upaya genetis untuk menghilangkan sama sekali kandungan molekul tersebut.***


(Bersambung)

Monday, August 7, 2017

MEMBACA SISA KEKUATAN KPK: POLA LAMA DALAM BERTAHAN DALAM KRISIS DAN GONCANGAN

Oleh: Fahri Hamzah


Indonesian Free Press -- Sebenarnya sudah banyak laporan tentang KPK. Tapi tidak ada lembaga negara yang berani melanjutkan.

Maka kita perlu melihat apa yang menjadi sumber kekuatan dan wibawa KPK selama ini. Tidak ada lembaga di dunia ini yang beroperasi dengan berbagai wajah seperti KPK.

UU KPK No. 30/2002 memang sangat kuat dan telah mengalami pengembangan interpretasi secara sepihak. Itulah yang menyebabkan KPK nampak seperti negara dalam negara. Kekuatan yang memiliki banyak sumberdaya. Maka KPK adalah satu-satunya lembaga penegak hukum terkuat di dunia. Tidak ada lembaga seperti ini.


Kalau ada lembaga seperti ini pasti adanya di negara bukan demokrasi. Karena prinsip kerja KPK adalah anomali dalam demokrasi.

Kalau dalam sistem otoriter bisa ada seperti kopkamtib di zaman orba atau gestapo di zaman nazi dulu
Memang pandangan ini bisa dibantah. Seperti sebagian ahli yg mengatakan KPK bukan superbody.

Ada yg memberi contoh seolah KPPU lebih kuat dari KPK karena bisa memutus. Padahal KPPU daya paksanya rendah. Hanya denda
Orang lupa bahwa KPK bisa melakukan tindakan luar biasa dan merampas seluruh hak asasi manusia.

KPK dapat menyadap, menjebak, menggeledah, menahan, membekukan harta, mencekal, dll tindakan paksa
Lalu KPK boleh menyelidik, menyidik dan menuntut, bahkan hakim ad hoc dahulunya diatur KPK.

Sekarang banyak kita mendapat laporan, bahkan KPK mengatur rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan. KPK ditemukan masih menghukum setelah pengadilan. Dan bernegosiasi dengan narapidana.

Di antara sebab KPK terus mengalami pengembangan kekuatan secara masif adalah karena KPK tidak diawasi. Dalam UU KPK disebutkan pertanggungjawaban kepada publik tanpa dijelaskan mekanismenya. Akhirnya KPK membina sendiri publik, yg dimaksud adalah LSM yg mendapatkan proyek dari KPK. Jadilah KPK tidak pernah diawasi dan akhirnya hanya mendapatkan pujian dan pembelaan.

Bahkan ketika DPR sedang ingin melakukan pengawasan justru lembaga LSM yg mewakili "Publik" itu marah. Maka KPK semakin tidak tersentuh. Bahkan semakin seperti berhala yang disembah dan tak boleh disentuh.

Sekarang, DPR telah membentuk Pansus angket. Pertama dalam sejarah Indonesia. Setelah belasan tahun KPK merajalela
Di tengah serangan kepada DPR mari kita baca sisa kekuatan KPK sebab ini akan dipakai untuk bertahan.

Pertama, kelompok yang disebut Serikat Pegawai KPK melakukan Judicial Review ke MK. Suatu yang aneh. Aneh karena lembaga penegak hukum punya serikat pegawai yang dalam kenyataannya berpolitik.

Mereka ini dipimpin oleh pemimpin dari kalangan yg disebut "penyidik senior" yaitu Novel Baswedan. Itulah yang menyebabkan NB disebutkan oleh kalangan internal KPK sebagai "komisioner ke-6" karena faktanya dia kuat.

Atas dukungan pegawai KPK Novel dapat menolak hukuman pimpinan bahkan menggerakkan serikatnya untuk melawan
Sudah berkali kita lihat pegawai KPK berdemonstrasi. Sesuatu yang aneh dilakukan lembaga penegak hukum.

Ada sekitar 1000 pegawai KPK yang digaji dengan standar lebih tinggi dari semua pegawai di lembaga negara lain. Mereka menikmati biaya operasional dengan standar yang tinggi dan sistem pelaporan yang lebih longgar. Mereka mendapatkan bantuan dari negara dan menikmati pelatihan yang hebat di dalam dan luar negeri.

Selain berdemonstrasi dan mengatur KPK dari dalam mereka sekarang menggugat ke MK karena merasa dirugikan DPR. Coba kita nalar, "kenapa fungsi pengawasan DPR yang ada dalam konstitusi dianggap merugikan pegawai KPK?"

Kemana jalan pikiran mereka berkelana ketika mereka merasa terganggu dengan pengawasan? Kenapa pengawasan DPR dianggap merugikan pribadi "Serikat pegawai KPK?" Bukankah JR itu domain pribadi?

Sebagai lembaga, pengawasan DPR tidak ada batasnya sebab ia adalah lembaga pengawas tertinggi. Masa kalau Presiden yang dipilih rakyat seluruh negeri boleh diangket, trus KPK tidak boleh disentuh?

Tapi jangan lupa, KPK dan Serikat Pegawai KPK telah mengembangkan interpretasi lain bahwa KPK di atas yg lain
Karena mereka telah menangkap hakim (judikatif), anggota DPR (legislatif) dan banyak pejabat eksekutif, maka KPK mereka di atas mereka.

Karena posisi moral yang tinggi inilah pegawai KPK (yg sebenarnya banyak pelanggaran prosedur kepegawaian itu) berani. Dengan berkoordinasi dengan LSM dan media tertentu mereka sering melakukan serangan kepada reputasi lembaga negara lain. Berpolitik tidak pernah berhenti sebab mereka menganggap ini adalah perjuangan dan eksistensi.

Kedua, selain pegawai yg berpolitik maka Novel Baswedan sebagai ikon dan inti gerakan perlawanan juga kekuatan.
NB adalah pegawai KPK yang sejak 2007 bekerja di KPK. Sebagai penyidik kiriman Mabes POLRI.

Penyidik POLRI yang bertugas di KPK sesuai peraturan UU dan Keputusan Kapolri ditarik secara reguler untuk tugas lain
Sudah ribuan jumlah mereka tetapi ada sebagian kecil yang menolak ditarik dan bahkan tetap bekerja meski tanpa dasar
Dalam kasus Hadi Purnomo ketika menang praperadilan, salah satu alasannya adalah penyidik ilegal menangani perkara.
Hadi Purnomo yang terkenal lihai dan jeli melihat lubang masalah akhirnya membawanya ke praperadilan.

KPK dikalahkan oleh PN selatan dan juga PK di MA ditolak, maka kasus yg bukan hasil OTT itu menguap begitu saja.

Soal ini sebetulnya ini sudah menjadi temuan BPK karena KPK mempekerjakan orang yang tidak jelas status kepegawaiannya
BPK juga menemukan adanya pembayaran kepada pensiunan yang masih saja bekerja hanya dengan modal surat pimpinan KPK
Mungkin karena Hadi Purnomo mantan pimpinan BPK jadi jeli. Padahal sudah banyak korban lain. Orang-orang biasa.

Ini yang saya sebut UU KPK mengalami pengembangan interpretasi secara sepihak.

Sekarang, kembali kepada eksploitasi kasus NB yang hampir 4 bulan lalu mengalami kekerasan. Ini bukan pertama kali NB berurusan dengan kepolisian sebab sebelumnya bahkan ia pernah ditahan terkait kasus penganiayaan. Tetapi, semua sangkaan kepada NB mental dan pegawai KPK selalu melakukan penggalangan bahwa ini adalah kriminalisasi.

POLRI selalu menyerah dan tidak berani meneruskan perkara NB. Orang trauma dengan drama cicak buaya....

Sekarang. Dalam keadaan diperiksa oleh DPR sepertinya para Aktifis anti korupsi akan menggunakan NB sebagai tameng hidup. Mulailah Personalisasi bahwa NB adalah KPK dan KPK adalah anti korupsi dan Anti korupsi adalah NB.

Itulah ide di balik usulan pembentukan Tim Pencari Fakta. Ini akal lama dalam bertahan.

Sudah banyak polisi dan pejabat negara yang gugur dalam tugas tapi pegawai dan komisioner KPK adalah istimewa. Setiap hari akan dihitung, penanganan perkara NB akan menjadi berita harian untuk menjaga nyala api pergerakan.

Itulah salah satu blessing in disguise bagi KPK dan kelompok pergerakan ini untuk berjuang sampai akhir.

Sekali lagi banyak yg gugur membela negara dan rakyatnya, nyaris tak terdengar sebagai pahlawan tanpa nama. Tiba-tiba gara-gara seorang NB ribut seluruh dunia gara2 kena air keras yg ALHAMDULILLAH tak sempat hilangkan nyawa.

Rasanya KPK telah berbuat tidak adil mengeksploitasi isu NB ini sebagai isu bangsa Indonesia. Tapi inilah konsistensi perjuangan KPK membuat hanya KPK, pegawai dan pendukungnya yg relevan. Banyak pejabat negara dan PNS serta ASN merasa seperti kurang berharga tetapi hanya KPK yg terpuja.

Ketiga,
Jika cermat kita memantau KPK. Maka seluruh kerja KPK ditentukan oleh keberadaan alat sadap. Alat sadap ini adalah bantuan negara asing dan dikendalikan oleh orang yg tidak bisa dikontrol.

Saya mendengar kabar ada "orang asing" yang mondar mandir melakukan maintenance kepada alat sadap. Suatu saat AS (Abraham Samad?) pernah mengeluh bahwa dia tidak boleh masuk dan sekali masuk ternyata ia pun disadap oleh alat itu.
Siapakah pemegang kendali senjata ampuh milik KPK yang tidak bIsa disentuh hukum tersebut?

Padahal, seluruh operasi KPK sangat ditentukan oleh alat sadap. Nyaris tanpa alat sadap KPK tidak ada hasil apa-apa.
Seluruh kasus-kasus yg ada kalau tidak ada alat sadap dan OTT hasil penyadapan takkan ada arti khusus KPK.

Maka, sebagai kesimpulan, ternyata alat sadap adalah jantung KPK, tanpa alat sadap KPK mati.

Terakhir, Presiden RI karena jika sampai pada titik yang paling rumit maka gerakan ini hanya bisa mangandalkan Presiden. Tekanan kepada Presiden telah mulai dilakukan terutama oleh para pendukung gerakan di sekitar istana.
Tiba-tiba juru bicara presiden dengan enteng berpindah jadi juru bicara KPK. Tidak merasa ada yg salah.

Mereka menyerang DPR dengan mengatakan bahwa Presiden akan abaikan hasil angket jika melemahkan KPK, dll. Pada akhir nanti, Presiden akan diberi pilihan, istilah mereka, "bersama rakyat atau bersama koruptor".

Mereka sedang memaksa Presiden membentuk Tim yang akhirnya mengalahkan kerja konstitusional Pansus angket. Semua tujuannya adalah memenangkan wacana dan meneguhkan posisi KPK sebagai lembaga yang sangat berwibawa.

Jadi sisa-sisa kekuatan KPK adalah; pegawainya yang berpolitik, Novel sebagai ikon melebihi komisioner yg dipilih Presiden dan DPR. Lalu, alat sadap untuk merancang OTT dan sebagai harapan terakhir adalah presiden Joko Widodo.

Jika KPK berhenti berkerja dengan gaya politik dan partai politik maka tak akan ada kekacauan dalam negara. Tapi KPK meninggalkan jalur hukum dan masuk ke wilayah kampanye dan propaganda termasuk operasi rahasia.

Inilah yang harus kita benahi ke depan. Dengan hati bersih kita melangkah. Meski banyak yang tidak paham. Nanti setelah gambar besarnya jadi barulah kita sadar ternyata KPK telah salah jalan. Wallahualam.

Kalau ada yg mau bantu KPK bikin bantahan monggo. Sebab KPK biasanya gak bisa bantah. Saya sudah ungkap keterlibatan ketua KPK dalam kasus EKTP dan publik sdh mulai demo.
KPK diam saja.

Kita lihat saja. Apakah KPK akan BeraniJujurHebat seperti yg telah menjadi pandangannya selama ini.

Twitter @Fahrihamzah
9.18-15.24 6/8/2017


Tampilan wahabi, otak yahudi.

Wednesday, July 26, 2017

Itulah Produk dari Hegemoni Kapitalisme Dunia

Oleh Dwi Condro Triyono, Ph.D

Indonesian Free Press -- Sistem Ekonomi Kapitalisme telah mengajarkan bahwa pertumbuhan Ekonomi hanya akan terwujud, jika semua pelaku Ekonomi terfokus pada akumulasi Kapital (modal).

Mereka lalu menciptakan sebuah mesin “penyedot uang” yang dikenal dengan lembaga Perbankan.

Oleh lembaga ini, sisa-sisa uang di sektor rumah tangga yang tidak digunakan untuk konsumsi akan “disedot”.

Lalu siapakah yang akan memanfaatkan uang di Bank tersebut?

Tentu mereka yang mampu memenuhi ketentuan pinjaman (kredit) dari Bank, yaitu:

Fix return dan Agunan.


Konsekuensinya, hanya pengusaha besar dan sehat sajalah yang akan mampu memenuhi ketentuan ini.

Siapakah mereka itu?

Mereka itu tidak lain adalah kaum Kapitalis, yang sudah mempunyai perusahaan yang besar, untuk menjadi lebih besar lagi.

Nah, apakah adanya lembaga Perbankan ini sudah cukup?

Bagi kaum Kapitalis tentu tidak ada kata cukup. Mereka ingin terus membesar.

Dengan cara apa?

Yaitu dengan Pasar Modal. Dengan pasar ini, para pengusaha cukup mencetak kertas-kertas Saham untuk dijual kepada masyarakat, dengan iming-iming akan diberi Deviden.

Siapakah yang memanfaatkan keberadaan Pasar Modal ini?

Dengan persyaratan untuk menjadi Emiten dan penilaian Investor yang sangat ketat, lagi-lagi hanya perusahaan besar dan sehat saja, yang akan dapat menjual sahamnya di pasar modal ini.

Siapa mereka itu?

Kaum Kapitalis juga, yang sudah mempunyai perusahaan besar, untuk menjadi lebih besar lagi.

Adanya tambahan Pasar Modal ini, apakah sudah cukup?

Bagi kaum Kapitalis tentu tidak ada kata cukup. Mereka ingin terus membesar.

Dengan cara apa lagi?

Cara selanjutnya yaitu dengan “memakan perusahaan kecil”.

Bagaimana caranya?

Menurut Teori Karl Marx, dalam pasar Persaingan Bebas, ada Hukum Akumulasi Kapital (The Law Of Capital Accumulations), yaitu perusahaan besar akan “memakan” perusahaan kecil.

Contohnya, jika di suatu wilayah banyak terdapat toko kelontong yang kecil, maka cukup dibangun sebuah mal yang besar. Dengan itu toko-toko itu akan tutup dengan sendirinya.

Dengan apa perusahaan besar melakukan ekspansinya?

Tentu dengan didukung oleh dua lembaga sebelumnya, yaitu Perbankan dan Pasar Modal.

Agar perusahaan Kapitalis dapat lebih besar lagi, mereka harus mampu memenangkan Persaingan Pasar.

Persaingan Pasar hanya dapat dimenangkan oleh mereka yang dapat menjual produk-produknya dengan harga yang paling murah.

Bagaimana caranya?

Caranya adalah dengan mengusai sumber-sumber bahan baku seperti: pertambangan, bahan mineral, kehutanan, minyak bumi, gas, batubara, air, dsb.

Lantas, dengan cara apa perusahaan besar dapat menguasai bahan baku tersebut?

Lagi-lagi, tentu saja dengan dukungan permodalan dari dua lembaganya, yaitu Perbankan dan Pasar Modal.

Jika perusahaan Kapitalis ingin lebih besar lagi, maka cara berikutnya adalah dengan “mencaplok” perusahaan milik negara (BUMN).

Kita sudah memahami bahwa perusahaan negara umumnya menguasai sektor-sektor publik yang sangat strategis, seperti:

Sektor Telekomunikasi, Transportasi, Pelabuhan, Keuangan, Pendidikan, Kesehatan, Pertambangan, Kehutanan, Energi, dsb.

Bisnis di sektor yang strategis tentu merupakan bisnis yang sangat menjanjikan, karena hampir tidak mungkin rugi.

Lantas bagaimana caranya?

Caranya adalah dengan mendorong munculnya:

Undang-Undang Privatisasi BUMN.

Dengan adanya jaminan dari UU ini, perusahaan kapitalis dapat dengan leluasa “mencaplok” satu per satu BUMN tersebut.

Tentu tetap dengan dukungan permodalan dari dua lembaganya, yaitu Perbankan dan Pasar Modal.

Jika dengan cara ini kaum Kapitalis sudah mulai bersinggungan dengan UU, maka sepak terjangnya tentu akan mulai banyak menemukan hambatan.

Bagaimana cara mengatasinya?

Caranya ternyata sangat mudah, yaitu dengan masuk ke sektor Kekuasaan itu sendiri.

Kaum Kapitalis harus menjadi Penguasa, sekaligus tetap sebagai Pengusaha.

Untuk menjadi Penguasa tentu membutuhkan modal yang besar, sebab biaya Kampanye itu tidak murah.

Bagi kaum Kapitalis hal itu tentu tidak menjadi masalah, sebab permodalannya tetap akan didukung oleh dua lembaga sebelumnya, yaitu Perbankan dan Pasar Modal.

Jika kaum Kapitalis sudah melewati cara-cara ini, maka Hegemoni (pengaruh) Ekonomi di tingkat nasional hampir sepenuhnya terwujud. Hampir tidak ada problem yang berarti untuk dapat mengalahkan kekuatan Hegemoni ini.

Namun, apakah masalah dari kaum Kapitalis sudah selesai sampai di sini?

Tentu saja belum. Ternyata Hegemoni Ekonomi di tingkat nasional saja belumlah cukup.

Mereka justru akan menghadapi problem baru.

Apa problemnya?

Problemnya adalah terjadinya ekses (kelebihan) produksi.

Bagi perusahaan besar, yang produksinya terus membesar, jika produknya hanya dipasarkan di dalam negeri saja, tentu semakin lama akan semakin kehabisan konsumen.

Lantas, ke mana mereka harus memasarkan kelebihan produksinya?

Dari sinilah akan muncul cara-cara berikutnya, yaitu dengan melakukan Hegemoni di tingkat dunia.

Caranya adalah dengan membuka pasar di negara-negara miskin dan berkembang, yang padat penduduknya.

Teknisnya adalah dengan menciptakan organisasi perdagangan dunia (WTO), yang mau tunduk pada ketentuan perjanjian perdagangan bebas dunia (GATT), sehingga semua negara anggotanya akan mau membuka pasarnya, tanpa halangan tarif bea masuk, maupun ketentuan kuota impornya (bebas proteksi).

Dengan adanya WTO dan GATT tersebut, kaum Kapitalis dunia akan dengan leluasa dapat memasarkan kelebihan produknya di negara-negara “jajahan”-nya.

Untuk mewujudkan ekspansinya ini, perusahaan kapitalis dunia tentu akan tetap didukung dengan permodalan dari dua lembaga andalannya, yaitu Perbankan dan Pasar Modal.

Jika Kapitalis dunia ingin lebih besar lagi, maka caranya tidak hanya cukup dengan mengekspor kelebihan produksinya.

Mereka harus membuka perusahaannya di negara-negara yang menjadi obyek ekspornya.

Yaitu dengan membuka Multi National Coorporations (MNC) atau perusahaan lintas negara, di negara-negara sasarannya.

Dengan membuka langsung perusahaan di negara tempat pemasarannya, mereka akan mampu menjual produknya dengan harga yang jauh lebih murah.

Strategi ini juga sekaligus dapat menangkal kemungkinan munculnya industri-industri lokal yang berpotensi menjadi pesaingnya.

Untuk mewujudkan ekspansinya ini, perusahaan Kapitalis dunia tentu akan tetap didukung dengan permodalan dari dua lembaganya, yaitu Perbankan dan Pasar Modal.

Apakah dengan membuka MNC sudah cukup?

Jawabnya tentu saja belum.

Masih ada peluang untuk menjadi semakin besar lagi.

Caranya?

Yaitu dengan menguasai sumber-sumber bahan baku yang ada di negara tersebut.

Untuk melancarkan jalannya ini, Kapitalis dunia harus mampu mendikte lahirnya berbagai UU yang mampu menjamin agar perusahaan asing dapat menguasai sepenuhnya sumber bahan baku tersebut.

Contoh yang terjadi di Indonesia adalah lahirnya:

UU Penanaman Modal Asing (PMA), yang memberikan jaminan bagi perusahaan asing untuk menguasai lahan di Indonesia sampai 95 tahun lamanya (itu pun masih bisa diperpanjang lagi).

Contoh UU lain, yang akan menjamin kebebasan bagi perusahaan asing untuk mengeruk kekayaan SDA Indonesia adalah:

UU Minerba, UU Migas, UU Sumber Daya Air, dsb.

Menguasai SDA saja tentu belum cukup bagi kapitalis dunia. Mereka ingin lebih dari itu.

Dengan cara apa?

Yaitu dengan menjadikan harga bahan baku lokal menjadi semakin murah.

Teknisnya adalah dengan menjatuhkan nilai Kurs Mata Uang lokalnya.

Untuk mewujudkan keinginannya ini, prasyarat yang dibutuhkan adalah pemberlakuan Sistem Kurs Mengambang Bebas (Floating Rate) bagi mata uang lokal tersebut.

Jika nilai kurs mata uang lokal tidak boleh ditetapkan oleh Pemerintah, lantas lembaga apa yang akan berperan dalam penentuan nilai kurs tersebut?

Jawabannya adalah dengan Pasar Valuta Asing (valas).

Jika negara tersebut sudah membuka Pasar Valasnya, maka kapitalis dunia akan lebih leluasa untuk “mempermainkan” nilai kurs mata uang lokal, sesuai dengan kehendaknya.

Jika nilai kurs mata uang lokal sudah jatuh, maka harga bahan-bahan baku lokal dijamin akan menjadi murah, kalau dibeli dengan mata uang mereka.

Jika ingin lebih besar lagi, ternyata masih ada cara selanjutnya.

Cara selanjutnya adalah dengan menjadikan upah tenaga kerja lokal bisa menjadi semakin murah.

Bagaimana caranya?

Yaitu dengan melakukan proses Liberalisasi Pendidikan di negara tersebut.

Teknisnya adalah dengan melakukan intervesi terhadap UU Pendidikan Nasionalnya.

Jika penyelenggaraan pendidikan sudah diliberalisasi, berarti pemerintah sudah tidak bertanggung jawab untuk memberikan Subsidi bagi pendidikannya.

Hal ini tentu akan menyebabkan biaya pendidikan akan semakin mahal, khususnya untuk pendidikan di perguruan tinggi.

Akibatnya, banyak pemuda yang tidak mampu melanjutkan studinya di perguruan tinggi.

Keadaan ini akan dimanfaatkan dengan mendorong dibukanya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak-banyaknya.

Dengan sekolah ini tentu diharapkan akan banyak melahirkan anak didik yang sangat terampil, penurut, sekaligus mau digaji rendah.

Hal ini tentu lebih menguntungkan, jika dibanding dengan mempekerjakan Sarjana.

Sarjana biasanya tidak terampil, terlalu banyak bicara, dan maunya digaji tinggi.

Sebagaimana telah diuraikan di atas, cara-cara Hegemoni Kapitalis dunia di negara lain ternyata banyak mengunakan Intervesi UU.

Hal ini tentu tidak mudah dilakukan, kecuali harus dilengkapi dengan cara yang lain lagi.

Nah, cara inilah yang akan menjamin proses Intervensi UU akan dapat berjalan dengan mulus.

Bagaimana caranya?

Caranya adalah dengan menempatkan Penguasa Boneka.

Penguasa yang terpilih di negara tersebut harus mau tunduk dan patuh terhadap keinginan dari kaum Kapitalis dunia.

Bagaimana strateginya?

Strateginya adalah dengan memberikan berbagai sarana bagi mereka yang mau menjadi Boneka.

Sarana tersebut, mulai dari bantuan dana kampanye, publikasi media, manipulasi lembaga survey, hingga intervesi pada sistem perhitungan suara pada Komisi Pemilihan Umumnya.

Nah, apakah ini sudah cukup?

Tentu saja belum cukup.

Mereka tetap saja akan menghadapi problem yang baru.

Apa problemnya?

Jika Hegemoni kaum Kapitalis terhadap negara-negara tertentu sudah sukses, maka akan memunculkan problem baru.

Problemnya adalah “mati”-nya negara jajahan tersebut.

Bagi sebuah negara yang telah sukses dihegemoni, maka rakyat di negara tersebut akan semakin miskin dan melarat.

Keadaan ini tentu akan menjadi ancaman bagi kaum Kapitalis itu sendiri.

Mengapa?

Jika penduduk suatu negeri itu jatuh miskin, maka hal itu akan menjadi problem pemasaran bagi produk-produk mereka.

Siapa yang harus membeli produk mereka jika rakyatnya miskin semua?

Di sinilah diperlukan cara berikutnya.

Agar rakyat negara miskin tetap memiliki daya beli, maka kaum kapitalis dunia perlu mengembangkan Non Government Organizations (NGO) atau LSM.

Tujuan pendirian NGO ini adalah untuk melakukan Pengembangan Masyarakat (community development), yaitu pemberian pendampingan pada masyarakat agar bisa mengembangkan industri-industri level rumahan (home industry), seperti kerajinan tradisionil, maupun industri kreatif lainnya.

Masyarakat harus tetap berproduksi (walaupun skala kecil), agar tetap memiliki penghasilan.

Agar operasi NGO ini tetap eksis di tengah masyarakat, maka diperlukan dukungan dana yang tidak sedikit.

Kaum Kapitalis dunia akan senantiasa men-support sepenuhnya kegiatan NGO ini.

Jika proses pendampingan masyarakat ini berhasil, maka kaum kapitalis dunia akan memiliki tiga keuntungan sekaligus, yaitu:

(1) Masyarakat akan tetap memiliki daya beli, (2) akan memutus peran pemerintah dan yang terpenting adalah, (3) negara jajahannya tidak akan menjadi negara industri besar untuk selamanya.

Sampai di titik ini Kapitalisme dunia tentu akan mencapai tingkat kejayaan yang nyaris “sempurna”.

Apakah kaum kapitalis sudah tidak memiliki hambatan lagi?

Jawabnya ternyata masih ada.

Apa itu?

Ancaman Krisis Ekonomi.

Sejarah panjang telah membuktikan bahwa Ekonomi Kapitalisme ternyata menjadi pelanggan yang setia terhadap terjadinya Krisis ini.

Namun demikian, bukan berarti mereka tidak memiliki solusi untuk mengatasinya.

Mereka masih memiliki jurus pamungkasnya.

Apa itu?

Ternyata sangat sederhana.

Kaum kapitalis cukup “memaksa” pemerintah untuk memberikan talangan (bail-out) atau Stimulus Ekonomi.

Dananya berasal dari mana?

Tentu akan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sebagaimana kita pahami bahwa sumber pendapatan negara adalah berasal dari Pajak rakyat.

Dengan demikian, jika terjadi Krisis Ekonomi, siapa yang harus menanggung bebannya?

Jawabnya adalah:

Rakyat, melalui pembayaran pajak yang akan terus dinaikkan besarannya, maupun jenis-jenisnya.

Bagaimana hasil akhir dari semua ini?

Kaum Kapitalis akan tetap jaya, dan rakyat selamanya akan tetap menderita.

Di manapun negaranya, nasib rakyat akan tetap sama.

Itulah produk dari Hegemoni Kapitalisme Dunia.

***


Keterangan: Dicopas dari status Facebook Nelly Juliana

Monday, July 24, 2017

Awas, Regim Antek Neolib Menggila

(Kisah dibalik beras Maknyuss......)

Indonesian Free Press -- Pengantar blogger: Dalam sistem neoliberalisme semua sumber ekonomi adalah milik para taipan cina dan kapitalis yahudi. Yang bertentangan dengan mereka diperkusi.
Di Amerika dan sejumlah negara lain yang sudah terkooptasi neoliberalisme, para petani yang mendapatkan keuntungan dari benih milik Monsanto Inc yang terbawa angin pun bisa ditangkap dan dipenjara. Sementara di India dan negara-negara lainnya ribuan petani bunuh diri setiap tahun karena terjerat lingkaran setan yang diciptakan industri agribisnis global. Mereka tergantung pada pupuk buatan milik industri besar yang harganya semakin mahal, yang dalam jangka panjang justru membuat kesuburan tanah hilang.

Di Indonesia, sejumlah daerah mengalami kekurangan air karena sumber airnya sudah diambil oleh produsen air minum kemasan seperti Danone milik Perancis. Belum lagi starbuck yang membeli murah kopi petani Indonesia dan menjualnya dengan harga premium ke seluruh dunia.


-----------------------------------------
Kabarnya saham PT. IBU anjlok dr Rp.2000,-/lembar menjadi Rp.400,-/lembar, menyusul penggerebekan polisi yg diliput media massa secara massif dg pemberitaan yg intens.
Distributor di berbagai kota yg biasanya berani mengambil banyak beras maknyus, sekarang tiarap.
Saat ini beras PT. IBU menumpuk di gudang, di truk yg dalam perjalanan sementara penggerebekan terjadi.

Kabarnya juga petani yg selama ini menjual berasnya ke PT. Tiga Pilar Sejahtera Food (TPSF) merasa diuntungkan krn gabah basah petani langsung dibeli dg harga yg tinggi. Ada harapan peningkatan kesejahteraan petani. Hilang kekhawatiran mereka dr kerugian akibat harga gabah yg anjlok.
PT. TPSF membeli gabah basah yg baru panen dr sawah, langsung diangkut truk, ditimbang di pabrik, masuk ke mesin oven sampai keluar beras siap jual, tanpa trsentuh tangan. Tanpa mengoplos..!

PT. TPSF bukan sekedar bergerak di unit usaha pengolahan beras, tapi juga bihun & makanan ringan. Sehingga keberadaan mereka di sragen menyerap banyak tenaga kerja setempat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. PT. TPSF juga berencana mengembangkan unit usaha mereka sampai ke luar negeri.

PT. TPSF cukup mandiri dlm mengembangkan usahanya, sampai2 mereka punya pembangkit listrik sendiri dg nama PT. Patra Power, sehingga tak tergantung dg PLN. Kenaikan TDL yg menggila tak pengaruh utk mereka.

PT. TPSF juga memberikan manfaat buat masyarakat setempat dg menyuplai beras berkualitas secara gratis kpd panti asuhan yg ada di desa pungkruk, sragen. Hari ini ratusan anak2 panti asuhan brdo'a bersama utk keselamatan PT. TPSF dr fitnah keji yg ditujukan demi kepentingan tertentu.

Penggerebekan yg dramatis itu sendiri terjadi secara bertahap dr polsek hingga akhirnya mabes polri dg label satgas pangan, seperti satgas gabah TNI AD. Dalam doktrin pertahanan nasional, ketahanan pangan memang masuk sebagai salah satu dimensi, tapi dapat juga menjadi 2 mata pisau, yg menjaga ketahanan pangan atw bertindak berlebihan thd pengusaha pangan demi keuntungan tertentu dr pihak2 tertentu.

Keberadaan anton apriantono dan bondan winarno sebagai petinggi PT. TPSF, yg keduanya merupakan anggota parpol oposisi pemerintah jg ditengarai menjadi motif dihancurkannya image PT. TPSF.
Saat ini petani dlm kekhawatiran, jika PT. IBU & PT. TPSF ditutup siapa yg akan peduli dg petani, membeli gabah basah dg harga tinggi, sementara iklim pertanian kita yg masih sering mengancam kerugian petani dg anjloknya harga gabah?

Ayo kawans.. kita makan ramai2 beras maknyus, yg rasanya memang maknyus..!!
Bantu petani sejahtera.

"Maknyus" *bondan winarno banget di acara kuliner TV 😁😅

Sebagaimana uraian dr sahabat saya, mba Dwi Parita Qthul asli sragen, daerah di mana PT. TPSF menyelenggarakan bisnisnya & sekaligus memberi manfaat bagi warga sekitar, yg dlm chatnya bercampur antara b.indonesia & b.jawa, yg bikin siwer otak utk mengartikannya 😂😄 thankiyuuuhh beibeeehh atas sharing emak2 selepas ngelonin bocah2 😁 ***



Keterangan: dicopas dari status teman Facebook.

Saturday, July 22, 2017

MH17 Adalah MH370?

Indonesian Free Press -- Lamanya penyelidikan atas insiden jatuhnya pesawat Malaysian Airlines MH307 dan MH17 yang terjadi tahun 2014 lalu telah menimbulkan tanda tanya besar tentang kebenaran proses penyelidikan itu. Maka ketika Veterans Today, pada hari Senin (17 Juli) melaporkan bahwa MH17 adalah pesawat yang sama dengan MH370 beserta seluruh penumpangnya yang tewas, kita tidak boleh mengabaikannya begitu saja.

Dalam perkembangan terbaru yang semakin menguatkan kecurigaan publik tentang adanya konspirasi atas indiden MH370 dan MH17, otoritas pengadilan Ukraina yang paling berhak mengadili kasus ini karena sebagai tempat tejadinya peristiwa, justru telah menyerahkan kewenangannya kepada pengadilan Belanda untuk mengadilinya.


"Kami mendukung keputusan terakhir tim penyelidik untuk memberikan jurisdiksi kepada pengadilan Belanda untuk mengadili mereka yang bertanggungjawab atas tragedi ini," kata Jubir Kemenlu Amerika Heather Nauert, Senin (17 Juli).

Para pejabat dan media Amerika sejak awal, tanpa melalui penyelidikan sedikit pun, sudah menuduh Rusia dan kelompok milisi dukungannya di Ukraina Timur sebagai penanggungjawab insiden tersebut. Sementara Rusia balik menuduh Ukraina-lah sebagai pelaku penembakan terhadap MH17 bulan Juli 2014. Di sisi lain, salah satu media utama Inggris The Daily Star, mencap tuduhan adanya konspirasi atas insiden itu sebagai ‘teori konspirasi yang aneh’. Kedua hal itu justru memperkuat kecurigaan adanya konspirasi.

Dalam laporannya itu Veterans Today, media independen penganalisis politik, inteligen dan militer yang berpengaruh itu mengungkapkan adanya banyak bukti dan kejanggalan yang menunjukkan bahwa MH17 yang jatuh di Ukraina pada dasarnya adalah pesawat yang sama dengan MH370 yang jatuh di Samudra Hindia pada Maret 2014.

"Saya kini yakin untuk mengatakan bahwa tidak pernah ada pesawat MH17 yang terbang dari Bandara Schiphol. ... Pesawat yang jatuh di Ukraina, sebenarnya adalah Malaysian Airlines nomor penerbangan MH370 yang hilang beberapa bulan sebelumnya. Pesawat itu penuh dengan mayat, para penumpang MH370 yang dibunuh dan jasadnya diawetkan dengan bahan-bahan kimia," tulis editor Veterans Today Ian Greenhalgh dalam laporan itu.

Selanjutnya Ian menyertakan rekaman video saksi mata yang bisa diakses di https://www.liveleak.com/view?i=fbf_1429163375

Dalam video itu disebutkan sejumlah keanahen/bukti yang menunjukkan para korban MH17 adalah para korban MH370 yang telah diawetkan. Di antara bukti-bukti itu adalah:

1. Bau menyengat formaldehyde di udara
2. Tidak ditemukannya darah segar di antara mayat
3. Mayat-mayat ditemukan telah membengkak
4. Kebanyakan korban berwajah Asia
5. Bibir mayat menghitam
6. Ditemukan bangkai burung Macaw di dalam pesawat. Ini adalah burung tropis Asia, bukan burung dari Eropa.
7. Passport-passport yang ditemukan masih baru dan belum digunakan sebelumnya

MH370 adalah pesawat jenis Boeing 777-200ER milik maskapai Malaysian Airlines yang menghilang secara misterius pada 8 Maret 2014 saat dalam penerbangan antara Kuala Lumpur menuju Beijing Cina. Pesawat menghilang begitu saja bersama 239 penumpang dan awaknya, meski radar-radar dan satelit GPS berbagai negara mampu mendeteksi semua benda angkasa, sehingga memunculkan spekulasi kuat bahwa pesawat ini dibajak oleh otoritas internasional yang berkonspirasi untuk tujuan tertentu. Teori konspirasi yang paling terkenal menyebutkan pesawat ini dibajak dengan peralatan remote control dan diarahkan menuju pangkalan militer San Diego milik Amerika yang terletak di tengah Samudra Hindia.

Otoritas penerbangan Malaysia sendiri diduga kuat turut terlibat dalam upaya 'menutup-nutupi' kebenaran dalam insiden MH370 dengan menyebarkan foto hoax yang memperlihatkan teroris yang dituduh sebagai pelaku peledakan bom. Terbukti kemudian foto tersebut palsu, namun otoritas Malaysia tidak menjelaskan mengapa hal itu terjadi dan siapa yang bertanggungjawab atas skandal ini.

Sedangkan MH17 adalah pesawat jenis yang sama yang dimiliki maskapai penerbangan yang sama, yang jatuh di wilayah konflik Ukraina timur pada 17 Juli 2014, atau hanya empat bulan setelah insiden MH370. Pesawat ini jatuh dalam perjalanan dari Amsterdam Belanda menuju Kualalumpur Malaysia. Insiden ini menewaskan 298 penumpang dan awaknya. Meski sudah tiga tahun, tim penyelidik internasional yang dibentuk untuk menyelidiki insiden ini masih belum bisa menentukan siapa yang bertanggungjawab atas insiden ini.

Pada 13 Oktober 2015 penyidik hanya bisa mengumumkan penyebab teknis insiden tersebut, yaitu tembakan rudal Buk 9M38 yang ditembakkan dari wilayah seluas 120 mil persegi.(ca)

Wednesday, July 19, 2017

Israel Tembak Imam Masjid Al-Aqsa

Indonesian Free Press -- Imam Masjid Al Aqsa Sheikh Ikrima Sabri, terluka setelah ditembak oleh polisi Israel, Selasa kemarin (18 Juli), sesaat setelah memimpin sholat di luar pintu gerbang Al Aqsa yang ditutup Israel. Demikian laporan media Israel Yeni Safak hari ini (Rabu, 19 Juli).

"Imam baru saja memimpin ibadah malam (Isya) ketika polisi Israel mencoba membubarkan para jemaah dengan paksa, mengakibatkan sejumlah orang terluka, sebagian di antaranya terluka parah, menurut Bulan Sabit Merah Palestina," demikian tulis Safak dalam laporannya.

Sabri selanjutnya dibawa ke rumah sakit Al Maqassid Hospital di Jerusalem Timurm, namun kondisinya belum diketahui.

Penembakan itu berselang beberapa jam setelah Rafaat al-Herbawi (30 tahun), tewas akibat bentrokan dengan polisi Israel di tempat yang sama. Sementara itu situasi bertambah panas di seluruh Palestina, dipicu oleh tindakan Israel memasang detektor metal di pintu gerbang Al-Aqsa setelah insiden penembakan hari Jumat pekan lalu yang menewaskan lima orang.

Sejumlah sumber di Palestina mengklaim lebih dari 300 warga Palestina terbunuh oleh pasukan Israel sejak Oktober 2015. Sementara Israel mengklaim 50 warga Israel tewas selama periode yang sama.

Pada tahun 2000 aksi Ariel Sharon memasuki Masjid Al Aqsa tanpa hormat memicu terjadinya aksi Intifadah II yang menewaskan ribuan warga Palestina dan Israel dan berlangsung selama 5 tahun.

Bagi ummat Islam Masjid Al-Aqsa Mosque merupakan tempat suci ketiga setelah Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di kota Medina.(ca)

Saturday, July 8, 2017

Rezim Kristen Fitnah Ummat Islam Sebagai Islam Radikal yang Hancurkan NKRI?





Indonesian Free Press -- Tulisan berikut ini dicopas dari Fanpage Pendukung Setia Prabowo Subianto (PSPS). Tidak perlu dipercaya sepenuhnya, namun perlu untuk menjadi bahan renungan dan kajian tentang yang terjadi di negeri ini dan masa depan anak cucu kita kelak.
----

Ada Jendral yg atur negara ini:
1. Luhut atur pemerintahan. The Real President
2. Gories Mere atur Polri. Tangkapi ulama
3. Lumintang atur Kopassus Salib. Bisa jadi Teror Sniper oleh pasukan Teror Salibis ini
4. Hendro P dan anaknya Diaz atur Intelijen negara

Jenderal Salibis ini didukung Gereja, 9 Naga, CSIS, dan Media Kompas, Detik, dan MetroTivu
Jenderal itu difasilitasi bisnis puluhan trilyun oleh para naga.
Luhut punya 16 perusahaan senilai lebih dari rp 16 trilyun yg di antaranya di bidang batubata.
Gories dan Hendro juga begitu.
Dgn uang itu mereka kuasai jenderal2 di Polri dan TNI yg aktif.
9 Naga yang mendukungnya adalah Agung Podomoro, Tomi Winata (SCBD), James Riady (Lippo), Salim (BCA dan Indofood), Robert Budi Hartono (Rokok Djarum), Tahir, Sofjan Wanandi, Jacob Soetojo (CSIS), Edward Soeryadjaya.
Di bawah Rezim Kristen ini, ummat Islam ditindas. Dicap sebagai Islam Radikal yang mau menghancurkan NKRI. Ulama diusulkan harus pakai sertifikat. Para pengurus masjid diberi edaran oleh polisi bahwa untuk mengadakan pengajian harus mengajukan Izin Keramaian dsb. Kebebasan berpendapat dibelenggu. Jika ummat Islam berdemo hingga lewat jam 6 sore, langsung mereka bubarkan dan diserang dgn gas air mata. Tapi jika orang Kristen yang demo, meski larut malam menyalakan lilin mereka biarkan.
Soeharto yang hutangnya sedikit (Rp 1200 trilyun) selama 32 tahun dan rakyatnya makmur, sembako dan PTN murah serta mudah cari kerja, mereka cap sebagai korup.
Sementara Rezim Kristen yang hutangnya Rp 1700 trilyun dalam waktu 2,5 tahun dan rakyatnya melarat, sembako, listrik, dan BBM mahal, mereka bilang sebagai bersih. Tidak korup. Padahal semua proyek dikerjakan oleh Cina dan pekerja Cina serta dikelola dan dikuasai Cina. Mereka antek Penjajah Cina (9 Naga).
Siapa Saja 9 Naga?
1. SOFJAN WANANDI
Sofjan Wanandi dikenal dekat dengan Jusuf Kalla. Tidak heran karena keduanya sudah kenal baik sejak lama. Bahkan, seorang petinggi PDIP mengaku Sofjan sudah sejak lama melobi Megawati untuk memasangkan Kalla dengan Jokowi. Sejak tahun 2013, Sofjan di berbagai kesempatan menyatakan bakal mengeluarkan Rp 2 triliun bila sekondanya, Jusuf Kalla, dipasangkan dengan Jokowi. Sofjan sendiri tercatat memiliki kekayaan lebih dari Rp 3 triliun. Sofjan kini memimpin Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).
2. TAHIR
Tahir tak lain ipar James Riady. Rosy Riady, isteri Tahir, adalah putri dari Mochtar Riady. Majalah Forbes menyebut, kekayaan Tahir per Maret 2013 sekitar US$ 2 miliar. Dia berada di peringkat ketujuh orang terkaya di Indonesia. Tahir sukses dengan Grup Mayapada.
3. RUSDI KIRANA
Rusdi Kirana bersama kakaknya, KUSNAN KIRANA, tercatat sebagai orang kaya ke-29 menurut majalah Forbes pada November 2013. Keduanya sukses mendirikan maskapai penerbangan Lion Air, Wings Air, dan Batik Air. Dengan kekayaan yang mencapai US$ 1 miliar, Rusdi bergabung dengan tim pemenangan Jokowi-JK sebagai anggota Dewan Pengarah.
4. JACOB SOETOYO
Direktur PT Gesit Sarana Perkasa ini mempunyai jaringan yang kuat untuk lobi-lobi internasional. Jacob, yang juga menjadi Dewan Pengawas Center of Strategic and International Studies (CSIS), menyediakan rumahnya di Permata Hijau untuk pertemuan Jokowi dengan perwakilan asing di Jakarta, antara lain dengan Dubes Amerika Serikat (AS) Robert O’ Blacke, Duta Besar Myanmar, Meksiko, Turki, Norwegia dan Vatikan. Sebelumnya, Jacob juga sudah memfasilitasi pertemuan antara Jokowi dengan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad di rumah Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta.
5. JAMES RIYADI alias Li Bái
adalah seorang misionaris Kristen fundamentalis. Ia pernah terlibat dalam kasus sponsorship pemilihan presiden Amerika Serikat yang memenangkan Bill Clinton. James Riyadi merupakan bos Group Lippo yang menguasai bermain di pasar perbankan, properti, dan rumah sakit. Ia menjadi pendukung Joko Widodo sejak pemilihan gubernur Jakarta. Namun, ia ditengarai bersaing pengaruh pada Jokowi dengan Jacob Soetoyo yang Katolik.
6. ANTHONY SALIM alias Liem Hong Sien
merupakan salah satu orang yang masuk ke dalam 10 Tokoh Bisnis yang paling berpengaruh pada tahun 2005 oleh Warta Ekonomi. Predikat itu diberikan karena dirinya berhasil membangun kembali Group Salim yang saat itu mengalami kegagalan yang diakibatkan oleh krisis ekonomi tahun 1998. Saat krisis 1988 Salim Group banyak mempunyai hutang hingga mencapai 55 Trilyun rupiah. Anthony Salim yang memegang kekuasaan pada Salim Group akhirnya harus melunasi hutangnya dengan cara menjual beberapa perusahaan yang dimilikinya yaitu PT Indocement Tunggal Perkasa, PT BCA, dan PT Indomobil Sukses Internasional. Meskipun demikian, Anthony Salim masih mempunyai beberapa perusahaan besar yang tidak dia jual. Perusahaan tersebut antara lain adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT Bogasari Flour Mills. Kedua perusahaan ini merupakan perusahaan penghasil mie instant dan tepung terigu terbesar di dunia.
7. TOMMY WINATA
Tommy Winata merupakan pemilik Grup Artha Graha atau Artha Graha Network. Usahanya terutama bergerak dalam bidang perbankan, properti dan infrastruktur. Disamping usaha bidang komersiil, TW juga dikenal sebagai pendiri Artha Graha Peduli, sebuah Yayasan sosial, kemanusiaan dan lingkungan yang sering turun membantu masyarakat di banyak daerah di Indonesia. Sesaat setelah Jokowi melantik menteri, Tommy Winata terlihat dekat dengan Menteri Susi Pudjiastuti.
8. EDWARD SOERYADJAYA alias Tjia Han Pun
adalah pemilik Ortus Group, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang otomotif. Hubungan antara Edward dengan Jokowi sangat dekat, apalagi Edward pernah mengeluarkan uang dalam jumlah yang sangat besar dari koceknya sendiri untuk proyek monorel. Ortus Group juga bahkan tengah dalam proses untuk mengakuisisi saham PT JM hingga 90% atau mayoritas.
9. ROBERT BUDI HARTONO alias Oei Hwie Tjhong
adalah pemilik perusahaan rokok Djarum. Saat ini ada sebuah tren baru di dunia maju untuk menekan industri rokok. Baik iklan maupun sponsor rokok pada sejumlah kegiatan mulai dibatasi. Misalnya, Marlboro yang pasarnya di Amerika mulai mendapat tekanan sehingga mencari pasar baru, salah satu lahan basah tersebut adalah Indonesia. Inilah sebabnya Robert Budi Hartono mendukung Jokowi untuk mengamankan bisnis dan pasarnya di Indonesia. (sed)

Wednesday, July 5, 2017

Selebriti-Selebriti Top Hollywood Akui Pedofili Kuasai Amerika

Indonesian Free Press -- Setelah sebelumnya sejumlah selebriti Hollywood membongkar keberadaan jaringan pedofili yang menguasai industri hiburan Amerika, dua selebriti top Hollywood kembali mengungkapkan keberadaan jaringan pedofili yang menguasasi dunia hiburan hingga politik Amerika. Mereka adalah aktor dan aktris Brad Pitt dan Nicole Kidman.

Semakin banyaknya bintang-bintang hiburan yang membongkar rahasia ini, termasuk sebelumnya artis top Angelina Jolie, mengindikasikan bahwa 'permainan sudah mendekati akhir' dan  pengakuan-pengakuan tersebut juga merupakan bagian dari 'permainan'. Blog ini menyebut, akhir jaman sudah dekat, dan para penyembah dajjal itu sudah mengetahuinya.


Seperti dilaporkan NeonNettle, 26 Juni lalu, Brad Pitt mengungkapkan pengalamannya selama 30 tahun berkarier di dunia hiburan Amerika.

"Anda Hollywood adalah tentang membuat film? Itu hanya produk sampingan: Yang sebenarnya, ini tentang uang, lebih penting lagi tentang kekuasaan dan kontrol,” kata Pitt.

“Orang-orang yang menguasai Hollywood, juga menguasai Amerika dan sebagian besar dunia. Dan mereka tidak peduli tentang film.”

“Anda pernah mendengar tentang Illuminati? Organisasi-organisasi rahasia, para politisi, para bankir dan media – mereka yang menguasai jaringan pedofili dan merekalah yang menguasai dunia, dan semuanya kembali ke Hollywood,” tambahnya.

Menurut Pitt, saat sebuah film dibuat, ada seribu calon bintang yang mendaftar untuk menjadi pemeran utamanya. Dari jumlah itu sekitar 10% nya akan mendapatkan peran pembantu. Oleh produser film, anak-anak pemeran film itu kemudian diberikan kepada para produser televisi yang akan mempromosikan film tersebut.

"Orang-orang TV tidak akan pernah berkata buruk tentang film karena orang-orang film tahu apa yang sudah dilakukan orang-orang TV itu pada para bintang film. Hal yang sama terjadi dengan para politisi, bankir dan lain-lainnya,” kata Pitt lagi.

“Ini semua adalah kesepakatan di balik ruangan dengan anak-anak sebagai barang dagangan.”

Menurut Pitt, media-media massa 'mainstream' tidak akan pernah mengungkapkan hal ini karena merupakan bagian dari 'permainan'. Namun, media-media independen dan internet menjadi pembongkar yang efektif.

"Mereka kehilangan kekuasaannya atas rakyat Amerika dan semua orang dimana-mana, dan mereka menyadari hal ini. Hanya masalah waktu sebelumnya semuanya terbongkar.”

Brad Pitt sendiri diketahui terkait dengan organisasi rahasia, terlebih setelah pengakuan viral mantan istrinya, Angelina Jolie, dimana ia membongkar praktik-praktik ritual Illuminati di kalangan Hollywood yang melibatkan dirinya juga Pitt.


Nicole Kidman: Jaringan Pedofili Menguasai Dunia
Hal yang sama dilakukan oleh artis top Nicole Kidman, mantan istri aktor top Tom Cruise.

Seperti laporan Baxter Dmitry di situs Your News Wire.com, 24 Juni lalu, Kidman mengakui mendapat penuturan langsung dari sutradara terkenal Stanley Kubrick bahwa 'dunia dikuasai oleh kaum pedofili. Penututan itu diberikan Kubrik saat pembuatan film 'Eyes Wide Shut' yang dibintangi Kidman bersama suaminya kala itu, Tom Cruise.

“Stanley mengatakan kepada saya bahwa dunia dikuasai oleh para pedofili,” kata Nicole Kidman dalam promosi film produksi HBO 'Big Little Lies', di Los Angeles, baru-baru ini.

“Ia (Stanley) telah mempelajari organisasi-organisasi rahasia selama hidupnya, ia tertarik padanya dan ia mengatakan bahwa kalangan elit, organisasi-organisasi rahasia, dipenuhi dengan orang-orang dengan kesukaan menyimpang tertentu. Mereka terikat satu sama lain, oleh pedofili," tambah Nicole Kidman.

Film 'Eyes Wide Shut' yang diproduksi tahun 1999 sendiri bertema tentang organisasi rahasia. Tidak lama kemudian setelah pembuatan film itu, Stanley meninggal dunia. Para penggemar teori konspirasi berspekulasi bahwa kematiannya berkaitan dengan film tersebut. Stanley dianggap terlalu banyak mengungkap keberadaan organisasi rahasia.

Ketika ditanya tentang kemungkinan kematian Stanley berkaitan dengan organisasi rahasia, Nicole menjawab, "Itu bukan pertanyaan yang bisa saya jawab disini."

Nicole Kidman sendiri dikenal sering berbicara keras tentang 'teori konspirasi', hingga dua studio Hollywood membatalkan kontraknya dengan Nicole tahun ini. Berbeda dengan orang-orang Hollywood yang mendukung Hillary Clinton, Nicole Kidman mendukung Donald Trump.

Nicole menambahkan, saat kematiannya, Stanley Kubrik tengah merencanakan sejumlah film tertema 'teori konspirasi, termasuk tentang seorang psikopat pedofili.

"Ia mengatakan akan terjun lebih dalam ke dalam lubang kelinci," kata Nicole Kidman.

Baxter Dmitry menyebut Kubrick sebagai 'pelajar sejati tentang struktur kekuasaan', dengan beberapa filmnya menunjukkan kehidupan insitusi-institusi elit yang korup, gila dan menjijikkan. Di antaranya tentang industri militer (Dr Strangelove, Full Metal Jacket), kekerasan ekstrim (A Clockwork Orange), horror psikologis (The Shining) atau 'psychopathic pedophila' (Lolita).(ca)

Tuesday, July 4, 2017

Old World Order yang Bangkit Menantang New World Order

Indonesian Free Press -- Blogger masih belum bisa memastikan bahwa antara Orde Dunia Baru (New World Order/NWO) dan Orde Dunia Lama (Old World Order/ODO) benar-benar terjadi dikotomi yang nyata atau sekedar kamuflase untuk menyembunyikan kekuasaan sebenarnya para penguasa dunia di balik layar. Namun, faktanya dunia tengah mengalami pergulatan antara kedua orde tersebut secara intensif.

Benua Eropa menjadi ajang pergulatan tersebut, yang berlangsung sangat sengit setelah NWO berusaha melemahkan negara-negara Eropa (untuk membuat mereka tetap sebagai jajahan, setelah mulai munculnya kesadaran publik akibat keberadaan internet) dengan menggelontorkan jutaan imigran dari Afrika dan Timur Tengah, di bagian Eropa timur yang mayoritas warganya adalah etnis Slavia-Rusia yang beragama Kristen Orthodok, terjadi aksi-aksi menentang keberadaan agen utama NWO George Soros dan kebijakan pro-imigrasi yang dikampanyekannya.

Di Macedonia, misalnya, muncul gerakan Stop Operation Soros (SOS). Gerakan ini menyerang lebih dari 70 organisasi bentukan Soros di negara itu. Tidak berhenti di sini, para pemimpin SOS menyerukan masyarakat di seluruh dunia untuk melawan 'melawan monopoli kebenaran di sektor publik yang selama ini dimonopoli oleh George Soros.

Semangat anti Uni Eropa (New World Order) oleh Old World Order juga muncul secara massif di Serbia, Yunani, dan Albania.

Di Hongaria, negara kelahiran George Soros, gerakan anti-Soros dan kebijakan pro-imigrasi yang didorong oleh Uni Eropa bahkan dipimpin langsung oleh Perdana Menteri negara itu, Viktor Orban. Dalam sebuah acara di Budapest akhir bulan Juni lalu, Orban kembali mengecam proyek multikulturalisme Eropa yang digagas George Soros dan didukung Uni Eropa. Ia kembali menyerukan dilakukannya penguatan penjagaan perbatasan dari gelombang imigrasi, penerapan kebijakan 'tidak ada toleransi' pada para imigran ilegal, dan penguatan 'kebudayaan Kristen Eropa'.

Sudah barang tentu ia juga mengecam Uni Eropa dan George Soros atas proyek multikulturalisme Eropa dan menyebutnya sebagai 'kegagalan nyata'.

Dalam referendum yang digelar tahun lalu sebanyak 98% warga Hongaria menolak kebijakan keterbukaan imigrasi yang dikampanyekan Uni Eropa.

"Tidak ada yang boleh memerintah sebuah negara berdaulat tentang siapa yang bisa tinggal di negara tersebut, ini sepenuhnya adalah kebijakan nasional kita," kata Orban, menyindir Uni Eropa yang mendesak Hungaria untuk menerima 'quota' imigrasi yang ditetapkan organisasi negara-negara Eropa itu. 

"Ada konsensus yang nyaris bulat bahwa kemerdekaan ekonomi dan kebijakan imigrasi kita harus dilindungi dari campur tangan Brussels (Uni Eropa),” katanya.

Avi Gleitzer, blogger terkenal asal Israel, baru-baru ini menulis tentang fenomena pergulatan antara NWO dengan OWO ini, setelah melihat konflik di Suriah. "Orang tidak akan bisa mengerti peristiwa-peristiwa geopolitikal saat ini tanpa memahami pandangan-pandangan saya ini," tulis Avi Gleitzer seperti dikutip blog  DR. Henry Makow.

Menurutnya, NWO (New World Order) meliputi Inggris dan negara-negara bekas jajahan Inggris (British Commonwealth, Anglo Saxons termasuk Amerika), Israel dan para bankir yahudi, negara-negara Arab Sunni, dan beberapa negara sekutu Barat seperti Polandia, Jepang, dan Korsel. Sedangkan OWO (Old World Order) mencakup Rusia dan sekutu-sekutunya Cina, Iran, Turki, negara-negara Amerika Latin (Bolivia, Venezuela), komunitas Shiah, gereja Orthodok dan sebagian penganut Katholik.

Kekuatan NWO dibentuk oleh 'kekuatan uang' orang-orang yahudi Jerman dan dilindungi oleh angkatan laut Inggris dan kemudian oleh Amerika. Setelah memicu mendorong gerakan 'Reformasi' yang memicu perpecahan Eropa berdasarkan keyakinan Protestan-Katholik disusul kemudian kemunculan negara-negara Republik menggantikan negara-negara kerajaan, NWO eksis pada pergantian Abad 19 ke 20 dan semakin kuat paska Perang Dunia II.

Napoleon Bonaparte berusaha menggagalkan solidikasi NWO dengan memerangi Inggris dan negara-negara Eropa yang telah terafiliasi NWO, namun gagal.

Menurut Gleitzer, meski sukses menguasai dunia, sejumlah proyek NWO juga mengalami kegagalan. Nazisme-Hitler adalah keberhasilan besar mereka, namun di Rusia mereka gagal mengendalikan komunisme sehingga akhirnya, terutama di bawah Vladimir Putin, Rusia muncul sebagai kekuatan utama OWO yang melawan NWO.

"Rusia menjadi independen, kembali ke Kekristenan (Orthodok) dan meraih kembali kekuatan militernya semasa Uni Sovyet," tulis Gleitzer.

"Sementara itu, sejumlah negara Eropa menolak untuk tergantung kepada Anglo-Saxon NWO dan menggunakan semangat Rusia sebagai dasarnya untuk mulai memisahkan diri dari NWO (Uni Eropa). Itulah yang kita saksikan saat ini. Brexit adalah sebuah upaya Anglo-Saxons untuk meraih kembali kekuasaan. Pemilihan Trump adalah upaya mereka lainnya Anglo-Saxon untuk melawan OWO, namun juga gagal," tambah Gleitzer.

Diperkirakan tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya, konflik antara NWO dan OWO akan semakin intensif, khususnya pada ulang tahun ke-100 Deklarasi Balfour yang menjadi dasar pembentukan negara Israel. Selain itu NMO juga tidak akan bisa membiarkan Rusia dan OWO semakin kuat setelah keberhasilan mereka mengalahkan NWO di Suriah. Demikian analisa Avi Gleitzer.(ca)

Saturday, June 17, 2017

Dikabarkan Tewas, Siapa Pengganti Al-Baghdadi?

Indonesian Free Press -- Rusia mengklaim telah berhasil menewaskan pemimpin ISIS Abu-Bakr al-Baghdadi melalui serangan udara di kota Raqqa, 28 Mei lalu.

Seperti dilaporkan Veterans Today, 16 Juni, Baghdadi tewas oleh serangan udara Rusia yang menghantam ruangan tempat ia tengah menggelar rapat dengan para petinggi ISIS lainnya. Rapat tersebut membicarakan rencana evakuasi ISIS dari Raqqa melalui 'koridor selatan'.

"Di antara 30 komandan lapangan ISIS dan sekitar 300 militan yang tewas oleh serangan itu terdapat nama Emir Raqqa Abu al-Haji al-Masri, Emir Ibrahim al-Naef al-Hajj yang memimpin wilayah antara Raqqa dan es-Sohne, serta kepala keamanan ISIS Suleiman al-Sawah," tulis Veterans Today.


Meski al-Baghdadi belum pernah mengumumkan calon penggantinya, dua figur kini muncul ke permukaan sebagai calon penggantinya. Mereka adalah Iyad al-Obaidi, yang merupakan Menteri Pertahanan ISIS, dan Ayad al-Jumaili yang merupakan wakil kepala keamanan. Namun keberadaan JUmaili sndiri masih misterius karera ia pun pernah dilaporkan tewas oleh serangan udara bulan April lalu di wilyah al-Qaim, Irak, dekat perbatasan Suriah.

"Maka, kemungkinan besar pengganti al-Baghdadi adalah al-Obaidi," tambah Veterans Today.

Baik al-Jumaili maupun al-Obaidi adalah mantan pejabat keamanan dari Partai Baath di bawah regim Saddam Hussein, dan al-Obaidi dikenal secara de-facto sebagai wakilnya al-Baghdadi.

Pemerintah dan media-media Amerika berusaha menyembunyikan kabar kematian al Baghdadi ini karena mereka tidak lagi memiliki kepentingan dengannya, terutama ketika Amerika dan koalisinya tengah menggempur ISIS di Mosul dan Raqqa dengan menimbulkan korban sipil yang besar, dimana senjata-senjata ilegal seperti bom pospor, digunakan. Demikian tulis Veterans Today.

Media-media Amerika bahkan melaporkan bahwa al-Baghdadi masih hidup dan kini bersembunyi di wilayah antara Raqqa dan Mosul bersama dua orang pengawalnya yang tersisa, setelah melarikan diri dengan truk pickup.

"Senjata-senjata konvensional dan bom 'white phosphorous' digunakan secara massif di kedua kota (Mosul dan Raqqa), dan opini publik dengan lambat berubah menentang intervensi di Iraq dan Syria dengan dalih memerangi terorisme," tambah Veterans Today.

Pada saat yang sama, demikian Veterans Today mengutip laporan media-media Rusia, Amerika justru memberikan jalan keluar bagi para teroris ISIS untuk meninggalkan kedua kota ke arah Deir al-Zor, yang kini menjadi perebutan pasukan Suriah, ISIS dan milisi pro-Amerika.

"Maka, alih-alih melancarkan serangan untuk menghancurkan terrorisme, serangan koalisi AS terhadap Islamic State berubah menjadi upaya memecah belah Suriah seperti Balkan, antara kelompok Kurdi di utara, pemerintah Suriah di barat dan militan Sunni pro-AS di timur yang kaya minyak," tulis Veterans Today.(ca)

Wednesday, June 14, 2017

Mengherankan, Iran Tuduh Saudi Pelaku Serangan Teror

Indonesian Free Press -- Ketika terjadi serangan teroris di ibukota Iran Teheran tanggal 7 Juni lalu, kami mulai berfikir, mungkinkah Iran mulai terlibat dalam 'konspirasi' teroris internasional yang dimainkan zionis internasional? Pelan namun pasti, pertanyaan itu mulai terjawab.

Penasihat khusus masalah internasional untuk Parlemen Iran Hossein Amir-Abdollahian, hari Rabu (14 Juni) atau seminggu setelah serangan teroris yang menewaskan 17 orang, menuduh Saudi Arabia sebagai dalang serangan tersebut.

"Kini, Riyadh adalah tersangka utama serangan teroris di Teheran,” tulis Amir-Abdollahian di Twitter.


Ia bukan pejabat Iran pertama yang menuduh Saudi Arabia. Sehari sebelumnya Menlu Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa Iran telah memiliki bukti-bukti kuat yang menunjukkan bahwa Saudi Arabia secara aktif mendukung kegiatan kelompok-kelompok teroris di perbatasan timur dan bart Iran.

Pada hari yang sama Ali Akbar Velayati, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, mengancam Saudi Arabia bahwa Iran tidak akan mentolerir kebijakan-kebijakan Saudi Arabia yang mendukung terorisme dan 'warmongering'.

Kemudian, masih pada pada hari yang sama, Selasa (13 Juni), Komandan Tentara Pengawal Revolusi Iran Mayjend Mohammad Ali Jafari, menyebutkan bahwa serangan tersebut dilakukan atas perintah Riyadh.

"Kami memiliki data inteligen yang akurat yang menunjukkan bahwa Saudi Arabia, sebagai tambahan atas dukungannya pada para teroris, telah meminta mereka (teroris) untuk melancarkan operasi-operasi di Iran."

Hal ini tentu mengherankan bagi mereka yang mengamati dinamika politik Iran. Di masa lalu, Iran hanya menuduh tiga 'oknum' setiap terjadi serangan teroris yang menimpa kepentingannya: zionis, Israel dan Amerika. Namun dalam insiden terakhir ini ketiganya seolah bersih dari tuduhan Iran. Bahkan, meskipun Presiden Amerika Donald Trump justru menyalahkan Iran dengan menyebut Iran sebagai 'negara pendukung terorisme yang menjadi korban serangan teroris'.

Lebih mengherankan lagi bahwa Iran bisa 'kecolongan' oleh aksi tersebut. Padahal, dalam pernyataan sehari setelah insiden (8 Juni) Kementrian Inteligen Iran (Vevak) mengklaim bisa mengidentifikasi para pelaku yang berjumlah lima orang. Mereka sebelumnya telah direkrut ISIS dan terlibat dalam kegiatan di Irak dan Suriah. Kemudian mereka kembali ke Iran pada Agustus 2016 dan berada di bawah komando 'Abu Ayesheh', komandan tinggi kelompok ISIS untuk merencanakan aksi-aksi teror di Iran.

Berdasarkan fakta yang terjadi, terutama sasaran serangan yang sangat strategis yang lebih dari satu, aksi ini tentu memerlukan perencanaan yang sangat matang yang melibatkan tim perencana yang besar. Inteligen Iran yang dikenal solid seharusnya bisa mencegah serangan itu. Alih-alih, Menteri Inteligen Iran Mahmoud Alavi justru mengatakan bahwa pihaknya 'tengah melakukan penelitian tentang keterlibatan Saudi Arabia' dalam aksi itu.

Aksi serangan teroris di Teheran serta konflik Qatar-Saudi yang tengah berlangsung saat ini sepertinya mengindikasikan bahwa konflik Timur Tengah telah sampai pada tahap 'penghancuran negara-negara Islam dengan perang saudara'. Dan setan zionis pun tertawa keras.(ca)

Saturday, June 10, 2017

Mulai Gerahnya Sejumlah Pihak Di Istana Setelah 'Terbaca' Bagian Dari MSS

by @PejuangNKRI9
Chirpified By @M4ngU5il


Indonesian Free Press -- Eeng Iing Eeng... Sumber kegaduhan dinegeri ini sebenarnya ada di satu titik yaitu KSP (Kantor Staf Presiden)

1. Think tank pemerintah saat ini adalah KSP yang kebanyakan adalah bagian dari kasebul

2. Narasi presiden Jokowi mengenai gebuk PKI adalah narasi yang dibuat dan dibangun oleh KSP termasuk didalamnya staf khusus presiden
 

3. Nama nama seperti Teten Masduki, Johan Budi, Gorries Merre ataupun Diaz Hendropriyono adalah unsur kekuatan KSP


4. Antara KSP dan KPK, antara Johan Budi-Febriansyah-Teten Masduki, ICW didalamnya yang menggodok agenda didalam KPK

5. Antara KSP dan BIN, antara Gorries Merre dengan jenderal (pol) Budi Gunawan dan Gorries Merre dengan Irjen (pol) M Iriawan, kepolisian

6. Sukardi Rinakit pembuat naskah pidato presiden adalah CSIS salah satu pembuat ide narasi gebuk PKI

7. Diaz Hendropriyono Intel BIN dan Telkomsel dikaitkan dengan chat mesum HRS dan FH

8. KSP saat ini memiliki garis komando kepada KPK, Kepolisian dan BIN

9. Yang dulu menghubungkan aksi bela islam dengan SBY dan Cendana adalah pihak KSP

10. Yang memiliki akses kedalam Telkomsel untuk adanya chat mesum HRS dan FH juga adalah bagian dari KSP

11. KSP ibarat kasebul CSIS, intelejen kepolisian dan KPK

12. Persoalan di negeri dibangun dari tiga lembaga yaitu KPK, kepolisian dan Intelejen (BIN) dan ketiganya terkoneksi kepada KSP

13. Dan bukan sebuah kebetulan Ahok didukung CSIS yang juga bagian dari KSP

14. Jualan jualan soal bhineka, Pancasila juga di fabrikasi oleh KSP

Lalu dibagian mana yang mengkaitkan KSP dengan operasi intelejen MSS

Malam ini kami ungkap dan lanjutkan

15. Pihak KSP pula yang mulai memetakan dan menilai kekuatan umat Islam yang akan menjadi penghambat Jokowi dua periode

16. Kekuatan umat Islam yang termasuk ddalam aksi bela Islam dimasukkan dlm analisis strategis hambatan yg akan menghalangi Jokowi 2 periode

17. Issue tidak laku dengan menyudutkan kekuatan Cikeas dibalik aksi bela Islam untuk menjatuhkan pemerintah Jokowi sempat dilemparkan

18. Bahkan issue pendanaan aksi bela Islam yang berasal dari keluarga Cendana juga sempat dilontarkan

19. Siapa kah yang membangun issue tersebut kalau bukan pihak istana sendiri melalui KSP

20. Bahkan ketika mahasiswa yang mengikuti perkemahan Cibubur terlibat turun mendemo kediaman SBY, siapa yg mengarahkan?

21. Semua berdasarkan penilaian strategis bahwa kekuatan umat Islam dalam aksi bela Islam adalah penghambat utama Jokowi dua periode

22. Mempolitisasi hingga membuat fabrikasi fitnah dan pembusukan karakter pihak pihak yang dituduhkan dibalik aksi bela Islam

23. KSP menjadi benteng pemerintah Jokowi untuk menghadapi musuh musuh dan penghambat Jokowi dua periode

24. Dan digunakanlah mesin perang KSP yang berada di KPK, Kepolisian hingga media dan LSM

25. Untuk menciptakan kalimat massif dan sistematis dalam pembusukan dan pembunuhan karakter pemimpin umat Islam

26. Kami juga mendapatkan data mengenai kebebasan Antasari Azhar untuk menggemboskan kekuatan Cikeas juga adalah KSP dgn LBP

27. KSP menjadi God Of Medan Merdeka, think tank serta pengatur ritme pembusukan dan pembunuhan karakter yang menjadi lawan politik istana

28. Ketika akan menggunakan KPK maka ada nama Teten Masduki serta Johan Budi di KSP selanjutnya kepada Febriansyah di KPK

29. Untuk kepolisian ada sosok Gorries Merre di KSP kepada bagian kekuatan Budi Gunawan di Kapolda Metro dan Kapolda Jabar

30. Untuk intelejen, ada GM di KSP dengan BG di BIN, satu kekuatan yang tidak terpisah

31. Untuk medsos dan media mainstream ada sosok Diaz Hendropriyono komisaris Telkomsel, serta kekuatan komisaris beberapa media nasional

32. Sosok Gorries Merre di intelejen harusnya juga memberi pengetahuan soal aksi terorisme karena rekam jejak nya yang pendiri densus 88

33. Terkait pembunuhan karakter kepada Amien Rais, kami mendapatkan data terkait keberanian AR menantang LBP terkait proyek reklamasi

34. Tantangan Amien Rais kepada LBP terkait proyek reklamasi menjadi kode tersendiri tentang upaya KPK lakukan pembunuhan karakter kpd AR

35. Kembali lagi soal KSP dan LBP ibarat benang merah yang tidak terputus kan

Kita cukupkan dahulu bahas daleman KSP dan nanti kami lanjutkan siapa bagian dari KSP yang menjadi bagian ops intelejen MSS dan Ahok

Ada sejumlah pihak di KSP yang mulai gerah membaca kicauan kami

Apa kami harus menjadi seperti media seword, media hoax didukung KSP

haha

Monday, June 5, 2017

Serangan London, Kebohongan yang Sengaja Dipertontonkan

Indonesian Free Press -- Aksi-aksi serangan teroris yang terjadi akhir-akhir ini di Eropa dan Amerika telah sampai pada tahap 'sengaja mempertontonkan kepalsuan'. Ini adalah tahap terakhir dari upaya para 'penyembah dajjal' untuk menciptakan ketidak-percayaan publik pada otoritas, serta kekacauan.

Lalu, setelah tahap ini, apa tahap berikutnya yang diupayakan oleh para penyembah dajjal? Mereka akan menciptakan kekacauan dan kehancuran massal yang jauh lebih hebat, seperti serangan teroris dengan menggunakan bom nuklir yang memicu perang dunia ketiga. Mereka percaya bahwa hanya dengan itu semua, maka sang Messiah akhir jaman yang mereka tunggu-tunggu, akan muncul, sebagaimana ditulis dalam kitab Bibel.

Beberapa tahun lalu saya mengenal sekelompok 'aktifis Islam' yang menamakan diri 'Forum Arimathea'. Awalnya aktifitas kelompok ini adalah melakukan acara-acara dialog antar agama dan kemudian merekamnya dan menjualnya dalam bentuk DVD. Terakhir aktifitasnya berubah, yaitu memprovokasi ummat Islam untuk percaya bahwa perang dunia ketiga sudah dekat. Belakangan saya sadar bahwa kelompok ini hanyalah agen dari kaum 'penyembah dajjal' untuk mendorong ummat Islam terlibat dalam permainan 'perang akhir jaman' dan secara otomatis memenuhi misi mereka demi turunnnya sang messiah.

Penggunaan nama "Arimathea' sendiri sudah mencurigakan karena tidak dikenal dalam khasanah Islam, dan justru dikenal dalam khasanah Kristen dan Yahudi. Arimathea adalah nama seorang tokoh yahudi yang dalam Bibel disebut-sebut sebagai orang yang mengijinkan jenasah Yesus dikebumikan di tanah miliknya. Keterangan yang lain menyebutkan bahwa ia adalah saudara kandung Yesus sendiri.

Ketika kedok kelompok ini terbuka dalam kasus 'tuduhan palsu' terhadap ustadzah Irine Handono, kelompok ini pun menghilang begitu saja.

Perlu diketahui bahwa salah seorang konglomerat INdonesia yang menjadi pendukung regim Jokowi-Ahok adalah seorang aktifis sekte zionis-kristen yang percaya pada mitos 'perang akhir jaman' tersebut.

Seperti dilaporkan oleh banyak media massa dan media sosial, aksi terror di London Ahad lalu (4 Juni) merupakan aksi rekayasa oleh otoritas Inggris sendiri. Sebuah video (
Lihat disini: http://www.thetruthseeker.co.uk/?p=152664), misalnya, menunjukkan dengan jelas bagaimana polisi berpura-pura menjadi pelaku pemboman bunuh diri setelah melakukan aksi 'ganti baju' di belakang mobil van.

Setidaknya dua media Inggris sendiri, ITV dan Metro.co.uk
mendukung laporan itu dengan menyebutkan bahwa 'pelaku' aksi serangan itu mengenakan rompi bom palsu.

"Para tersangka serangan terror London yang menewaskan setidaknya enam orang mengenakan rompi bom palsu," tulis ITV News, hanya beberapa jam setelah insiden serangan. Foto yang menunjukkan tersangka yang identitasnya identik dengan gambar video terkait di atas, juga ditampilkan.

Hal yang sam dilaporkan oleh Metro.co.uk. "Para pelaku mengenakan pakaian yang tampak seperti rompi bom, namun kemudian diketahui pakaian itu palsu," kata jubir kepolisian London seperti dikutip Metro.co.uk.

Dari ketiga laporan terkait tersebut bisa disimpulkan bahwa aksi serangan itu adalah rekayasa otoritas sendiri. Polisi mengganti pakaian, termasuk rompi bom, kemudian bersandiwara sebagai pelaku peledakan bom. Setelah video dan foto-foto beredar di media sosial, polisi tersebut diamankan di tempat tersembunyi dengan aman.(ca)

Saturday, June 3, 2017

SKENARIO CHAOS 2017. WASPADALAH............

Indonesian Free Press --
1. Sebelum 2019 harus terjadi CHAOS dgn skala Nasional.
*2. Ini akibat kerugian yang diderita oleh 9 Cacing ( Aguan, Tomi Winata, Sopyan Wanandi, James Riyadi, Ciputra, Antonio Salim / Indomart, Gudang Garam, Grup Jarum, Sinar Mas, Grup BCA ). Mereka rugi dalam Pilkada DKI dan mangkraknya reklamasi teluk Jakarta.*
3. Puluhan Triliun menguap begitu saja. Kerugian paling besar semenjak mereka menguasai ekonomi RI.
4. Jika terjadi Chaos maka mereka dengan mudah mengambil alih kekuasaan karena aparat sdh mereka kuasai.
5. Hanya TNI khususnya AD yg menjadi ganjalan, tapi ini sdh diantisipasi dengan Peraturan yg mengekang kekuasaan Panglima TNI.

6. Jika Chaos terjadi maka akan dikorbankan sedikit etnis china, selanjutnya sesama pribumi akan diadu domba.
7. Segala macam cara akan ditempuh supaya terjadi Chaos, diantaranya diskriminatif terhadap umat islam yang semakin terang-terangan.
8. Mereka sudah membaca bahwa umat islam sudah terlalu muak terhadap rezim ini, maka kegiatan provokatif semakin digencarkan supaya umat islam terpancing.
9. Salah satu cara untuk memancing kemarahan umat islam yg berujung Chaos adalah mengkriminalisasi ulama. Dan ini cara yang dianggap paling mudah memancing kemarahan umat islam.
10. Simpul perlawanan umat islam adalah Habib Rizieq Syihab, maka diupayakan dengan BERBAGAI CARA supaya Habib Rizieq bisa DIPENJARA. Sehingga Habib Rizieq Syihab dikriminalisasi agar bisa masuk penjara dengan menghalalkan segala cara
11. Jika Habib Rizieq ditahan apalagi dengan adanya adegan DIJEMPUT PAKSA maka akan memancing reaksi Umat islam.
12. Jika umat islam marah maka POLRI sudah siap untuk menghadapinya, ini sejalan dengan pernyataan KAPOLRI.
Dalam menghadapi kemarahan umat islam POLRI akan bertindak secara brutal
13. Dan ini akan memancing kemarahan umat islam yang lain.
Maka Chaos skala Nasional sudah didepan mata.
14. 9 cacing sudah menyiapkan pribumi yang mau dibayar untuk menghadapi kemarahan umat islam.
Maka selanjutnya pribumi VS pribumi.
15. Tapi Habib Rizieq sangat cerdas, sengaja tidak pulang dulu ke Tanah Air supaya upaya 9 Cacing mentok.
16. 9 Cacing sudah sangat stres. Dipancing sedemikian rupa tapi umat islam tidak juga bereaksi. Justru persatuannya semakin kuat.
*WASPADALAH UMAT ISLAM INDONESIA DAN SHARE...!!!*