Friday, August 25, 2017

DIADU DOMBA NIH YEEE...!!!

Oleh: Apiek danken

Indonesian Free Press -- Kayaknya korban adu domba ada yg mulai sadar nih.
Selama ini generasi muda NU dihasut dan diprovokasi untuk melawan saudaranya sendiri bahkan termasuk juga saudara dari kalangan Nahdliyin yg berbeda pandangan.
Kenyataannya...

Siapapun yg berlawanan dengan penguasa, langsung dituduh sebagai wahabi, pentol korek, sumbu pendek dan anti NKRI.

Kalian merasa sedang melakukan pertempuran suci melawan wahabi?

Apa kalian nggak sadar?


Kalo penguasa memang niat cari solusi, sudah dari dulu perdebatan aswaja wahabi dicarikan solusi.
Apa penguasa sedemikian lemahnya terhadap wahabi sampai sampai harus kalian yg selalu menghadapi?

Mikir nggak?

Kita ngotot saling debat sendiri.

Tau tau listrik naik, petani gula terdzolimi, mahasiswa diharuskan punya NPWP dan BANYAK LAGI KEJADIAN DI RAKYAT KECIL YG SELAMA INI KALIAN TAK MAU PEDULI.
Dengan FDS sekarang kalian merasa sendiri.

Atau, bisa jadi juga memang kalianlah yg memilih untuk sendiri.
Tapi kalau kau mau introspeksi ....
Di mana ABU JANDA?
Di mana DENI SIREGAR?
Di mana NUSRON?
Di mana Nuril?
Di mana Domba2 buta tukang penyebar fitnah dan pengedit photo2 ulama habaib..??
Di mana mereka mereka yg membawa nama NU, dan sering mengajak kalian meneriakkan kemarahan terhadap kami?
Bukan cuma kalian yg cinta NKRI

Solo, 25 agustus 2017



Dicopas dari status Facebook Moh. Anwar Kholiq

Saturday, August 19, 2017

Ketua PGI Puji FPI dalam Acara Milad ke-19 FPI

Indonesian Free Press -- Para pencibir FPI yang suka menuduh organisasi itu sebagai kelompok intoleran, mungkin harus tertunduk malu dengan hadirnya sejumlah tokoh lintas agama dalam acara Milad ke-19 FPI yang digelar di Stadion Muara Kamal, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (19 Agustus).

Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Pendeta S Supit yang juga hadir dalam acara itu bahkan mengaku  berhubungan baik dengan FPI termasuk dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Supit bahkan kenal baik Rizieq dan keduanya sering berdiskusi.

Menurutnya, kesan keras yang ada pada Rizieq tidak seperti apa yang dibayangkan banyak orang. "Di luar memang (Rizieq) ada terkesan keras, tetapi kalau saya lihat, saya kenal, ternyata tidak seperti yang diduga itu," kata Supit usai menghadiri milad FPI.


Supit mengaku sering bertemu dengan Habib Rizieq untuk berdiskusi. Dalam diskusi, Rizieq selalu mengedepankan melawan nilai-nilai kemungkaran atau pun hal-hal yang menjatuhkan kemanusiaan. Misalnya memerangi prostitusi, kelab malam dan lainnya.

"Kalau Habib (Rizieq) memerangi itu (prostitusi), saya juga tidak suka itu. Itu kan hal-hal yang akan merusak bangsa kita," kata dia.

Supit melanjutkan, cara Rizieq dalam memerangi hal-hal yang bertentangan dengan pemahaman Islam merupakan haknya. Sebab, menurutnya, semua orang punya hak dalam beriman.

Supit mengatakan bahwa hubungan antara umat Kristen dengan FPI dan Rizieq sangat baik. Dirinya sering berdiskusi membahas soal kebangsaan dan toleransi. "Jadi kami tidak ada sekat sama sekali hubungan kami dengan FPI sangat baik," tambahnya.

Supit menceritakan kisah 13 tahun lalu saat umat Kristen melaksanakan paskah nasional pertama kali di Monas, Jakarta. “Kami melakukan silaturahim kepada Habib Rizieq, beberapa pendeta juga melakukan dialog dengan Habib. Saya bisa akrab bisa berbicara dengan Habib karena mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan," kata dia.

Secara akidah dan iman, dia mengatakan, FPI dan umat Kristen memang berbeda. Tetapi dari hakikat sebagai manusia, semuanya saling menghargai. Habib Rizieq menerima baik pandangan tersebut dan PGI.

Selain perwakilan PGI, milad FPI juga diikuti ribuan kader. Bahkan Gubernur Jakarta terpilih Anies Baswedan dan putra mantan Presiden Soeharto, Tommy Soeharto, turut menghadiri acara tersebut.

Menurut wartawan senior dan aktifis medsos Nanik Sudaryati acara milad tersebut diperkirakan dihadiri oleh lebih dari sejuta orang, terlihat dari banyaknya peserta yang tidak bisa masuk ke dalam stadion.(ca) 

Saturday, August 12, 2017

Keajaiban DNA


Indonesian Free Press -- Kiriman mas Herry Cahyanto dari sebuah blog. Makasih banyak.
Melihat buku ini kembali dicetak ulang membuat saya penasaran, akhirnya saya memutuskan untuk membeli buku ini dan cukup surprised dengan cara Kazuo menulisnya.
Daripada berpusing pusing menjelaskan teori dan implementasi seputar genetika, Kazuo memilih untuk fokus menuliskan kesimpulan-nya, meski di bab tertentu seperti bab 5, Kazuo tetap secara ringkas menjelaskan aspek teknis dari genetika dalam salah satu percobaan-nya.

Lantas apa yang membuat buku ini menarik ? sebelum masuk ke topik ini ada baiknya kita bahas sedikit tentang genetika. Kombinasi genetik yang dihasilkan dari perkawinan dapat menghasilkan tujuh trilliun kombinasi, dan tidak ada jaminan kedua orang tua pintar akan menghasilkan keturunan pintar, atau kedua orang tua rupawan akan menghasilkan keturunan yang juga rupawan (sepertinya beberapa artis Indonesia sudah membuktikan hal ini).
Ketika seseorang telah menjadi manusia dewasa seberat 60 kg misalnya, maka dia memiliki enam puluh trilliun sel (sedangkan bayi memiliki kurang lebih 3 trilyun sel), yang semuanya memiliki gen yang sama. Walau pun kuku dan otak kita anggap tidak memiliki kesamaan tetapi dalam tingkat sel mereka adalah sama, hanya saja setting on/off untuk setiap gen-nya saja yang berbeda.
Semua sel kita bemula dari satu yang membelah diri menjadi dua, lalu membelah diri menjadi empat, dan seterusnya, serta dilanjutkan dengan mekanisme koordinasi yang masih misterius bagaimana setiap sel saling membagi fungsi dan peran dalam pembentukan organ. Meniadakan Tuhan dalam kasus ini sama saja dengan berharap sebuah mobil yang terdiri dari ribuan parts, dapat merakit dirinya sendiri menjadi suatu mobil.
Karena berasal dari sel yang sama, maka setiap bagian tubuh dapat digunakan untuk proses ”cloning”. Kode genetik pada setiap sel tersusun oleh lebih dari tiga milliar “huruf2 kimia” (adenin, timin, guanin dan sitosin) dalam untaian mikroskopik dan hanya memiliki berat 1/200 miliar gram dengan lebar 1/500.000 mm dan jika direnggang-kan dapat mencapai 3 meter. Jika anda mengiris kawat dengan diameter 1 mm secara memanjang, sehingga didapat kawat dengan diameter 1/100 kawat sebelumnya, maka ini masih lima ribu kali lebih tebal dibanding sehelai DNA.
Meski sifat2 tertentu diwariskan secara genetik, namun gen kita dilengkapi dengan suatu mekanisme on/off. Misal ketika seseorang berolah raga, maka gen yang berhubungan dengan otot akan aktif sebaliknya gen yang berhubungan hal2 yang merugikan kesehatan akan padam. Tetapi penemuan terpenting Kazuo adalah bahwa mekanisme on/off ini ternyata dapat diaktifkan melalui sikap mental.
Nah apa hal2 yang secara mental akan menyalakan gen positif ?, dalam buku ini Kazuo menyebutkan, sifat memberi tanpa mengharapkan balasan, sikap selalu bersyukur, sikap untuk terus berpikir positif meski sedang menghadapi hal2 yang tidak nyaman, berada dalam lingkungan yang positif. Contoh dampak lingkungan pada perubahan adalah sebuah pohon tomat yang setiap batangnya hanya berbuah puluhan tomat dapat menghasilkan 12.000 tomat, dimana dia ditempatkan pada lingkungan yang mengaktifkan gen2 positif-nya dengan cara hidroponik.
Kesimpulan menarik lainnya, berbeda dengan Darwin yang menjelaskan bahwa persaingan adalah kunci untuk sukses dan sekaligus cikal bakal evolusi, dalam konteks genetika yang terjadi adalah sebaliknya. Setiap sel meski tadinya identik, akan menyesuaikan dengan takdirnya dengan mengeset DNA masing2. Ada yang menjadi sel otak, sel tulang, sel otot, sel hati, dll.
Lantas meski sama2 sel otak misalnya, mereka masih berbagi tugas, ada yang menjadi sel otak kiri misalnya dan ada yang kanan, dst. Jadi sama sekali tidak ada persaingan dalam konteks sel, sehingga ketika semua sel mencapai bentuk dan fungsi masing2, maka kerjasama tahap yang lebih tinggi pun terjadi yaitu kerjasama antar organ.
Meski mendukung riset yang lebih mendalam terhadap genetika, namun Kazuo juga berpendapat perkembangan ilmu ini tidak boleh melanggar hukum alam. Kazuo juga menggaris bawahi bahwa meski kini, gen manusia telah dapat dipetakan seluruhnya, namun dia menyadari masih sangat banyak misteri yang ada dalam area ini, termasuk campur tangan Tuhan (Kazuo menyebutnya sebagai “Sesuatu Yang Agung”) yang menjadi jawaban atas eksistensi nyawa.
Apa salah satu misteri dalam genetika ? Francis Crick dalam bukunya “The Astonishing Hypothesis : Scientific Search for The Soul” menyimpulkan bahwa meski gen meski memiliki kesinambungan fisik dengan manusia, tetapi tidak memiliki jiwa, karena jiwa berada di dimensi lain serta sudah sepantasnya akan terus menjadi misteri Tuhan bagi kita.***


Dicopas dari status Facebook Hendrajit Review

Sunday, June 18, 2017

*SURAT TERBUKA UNTUK MUSLIM PEMBENCI HABIB RIZIEQ SHIHAB*

Oleh: Habib Zen Smith


Indonesian Free Press -- Pengantar blogger. Kami sebenarnya sudah cukup lama ingin menulis tentang tema ini, yaitu kewajiban untuk mencintai keturunan Rosulullah.

Setidaknya tiga orang teman blogger yang memiliki reputasi sebagai intelektual muslim telah menolak pendapat tersebut di atas. Serang di antara mereka adalah mantan pemimpin redaksi majalah Islam terbesar di Indonesia, lainnya adalah penulis aktif di kota Medan dan terakhir wartawan senior yang juga host TVRI Medan.

Mereka semuanya berpendapat hal itu (keutamaan keturunan Rosulullah dibandingkan bukan keturunan Rosulullah) bertentangan dengan prinsip keadilan dan bertentangan dengan dalil dalam Islam: "Manusia yang utama adalah yang paling bertaqwa".


Ingin saya jelaskan bahwa keadilan menurut manusia bukanlah keadilan yang hakiki. Keadilan manusia yang hakiki adalah dengan menerima semua ketetapan Sang Penciptanya. Bila setiap mahluk diperkenankan untuk menuntut 'keadilan' menurut versinya, maka dunia ini akan kacau balau. Orang miskin akan menuntut untuk dijadikan sebagai orang kaya, binatang akan menuntut untuk dijadikan manusia, dan lain sebagainya.

Adapun dalil tentang "Manusia yang utama adalah yang paling bertaqwa", itu adalah satu produk hukum yang bersifat umum. Sementara dalam sistem hukum juga terdapat produk hukum yang sifatnya khusus, dan yang khusus selalu mengalahkan yang umum.

Misal saja, dalam konstitusi kita disebutkan bahwa 'semua warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan'. Pada saat yang sama, konstitusi kita juga menyebutkan bahwa 'Presiden memberikan grasi, amnesti dan abolisi'. Yang pertama adalah hukum umum dan yang kedua adalah khusus, dan Presiden berhak menganulir keputusan pengadilan dengan memberikan grasi, amnesti dan abolisi.

Demikian juga dengan keutamaan keturunan (Ttrah) Rosulullah, adalah ketentuan Allah yang bersifat khusus, dan hal itu mengalahkan ketentuan Allah lainnya yang bersifat umum.

Sebenarnya bukan hanya Itrah Rosulullah saja yang diistimewakan Allah karena hubungannya dengan Rosulullah. Para istri Rosulullah juga demikian. Mereka diharamkan menikah lagi, diharamkan menerima sedekah, dan setiap amal maupun dosa yang dilakukan dihisab dua kali lipat oleh Allah.


----------------------
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Segala puji milik Allah SWT, yang telah memberikan nikmat karunia yang maha luas kepada semua makhluk-Nya, yang seandainya setiap pepohonan dijadikan pena, dan air laut semua dijadikan tinta, bahkan hingga air laut itu habis, takkan mampu menuliskan besarnya nikmat Allah SWT melainkan hanya sedikit yang mampu dituliskan.

Sholawat dan salam selalu tercurah bagi kekasih-Mu yang mulia, Rasulullah Muhammad SAW, yang melalui beliaulah cahaya Islam yang terang benderang menyinari hati umat Islam hingga hari ini.
Semoga, kita semua termasuk ummat yang mendapatkan syafaat beliau di hari qiyamat. Amiin YRA.

Kepada para pembenci Habib Muhammad Rizieq Shihab, saya ingin mengingatkan, bahwa Rasulullah SAW diperintahkan oleh Allah SWT didalam Surat As Syura : 23

“.... Katakanlah (Muhammad):
"Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun (harta benda) atas seruanku (menyampaikan risalah) kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan (Keturunan Muhammad SAW)". As Syura : 23”

Rasulullah SAW telah berjasa sangat besar menyampaikah risalah Agama Islam, sehingga hingga hari ini ada miliaran orang diseluruh dunia menganut ajaran Agama Islam.
Atas jasa yang besar itu, beliau tidak meminta apapun.
Tetapi Allah SWT memerintahkan, agar Rasulullah SAW meminta upah kepada ummatnya. 
Bukan harta benda yang diminta, bukan pula jabatan dan kekuasaan.

Allah SWT memerintahkan Rasulullah SAW untuk meminta upah, yakni kecintaan umat Islam kepada anak keturunan Rasulullah SAW. Hanya itu saja yang beliau pinta atas perintah Allah SWT.
Silakan baca Kitab Tafsir Ibnu Katsir untuk bisa tahu asbabun nuzul dan tujuan dari ayat ini.

Sehingga ini menjadi pegangan betul bagi kaum Ahlussunnah Wal Jama'ah agar mencintai Ahlul Bait, yakni keturunan dari Nabi Muhammad SAW.
Kalau hatimu dengki dengan mengatakan bahwa keturunan Rasulullah SAW itu sudah terputus karena Rasulullah tidak memiliki anak laki-laki yang bisa meneruskan keturunan dan Rasulullah SAW hanya memiliki anak keturunan melalui putrinya Fatimah Azzahra, Maka perbuatanmu mengatakan Rasulullah SAW tidak memiliki keturunan, sama persis seperti orang-orang kafir dahulu yang menghina Rasulullah SAW dengan sebutan "Si Abtar" alias si mandul, atau orang yang keturunannya terputus.

Karena ejekan itulah Rasulullah SAW sangat sedih, sehingga turunlah Surat Al Kautsar, yang memberitahukan bahwa Rasulullah SAW mendapatkan nikmat yang sangat besar, diantaranya adalah nikmat mendapat keturunan.

Dan Allah SWT sendiri yang mengatakan, bahwa orang yang menyebut Rasulullah SAW Abtar, merekalah yang akhirnya terputus (Abtar). Silakan baca asbabun nuzul Surat Al Kautsar!
Kalau kau mau mengatakan, mana mungkin punya anak keturunan dari seorang perempuan? Bagi Allah SWT hal itu terlalu mudah!

Bahkan Nabi Isa AS saja bisa lahir tanpa memiliki Ayah. Siti Hawa bisa lahir tanpa Ibu, dan Nabi Adam AS bisa ada tanpa Ayah dan Ibu. Kenapa Allah SWT tidak sanggup membuat keturunan Rasulullah SAW melalui Fatimah Azzahra???

Rasulullah SAW tidak meminta upah kepadamu, kecuali hanya kecintaanmu pada anak keturunannya. Dan kenapa hari ini engkau yang mengaku muslim, begitu bersemangat mencaci maki salah satu anak cucunya?

Bukan hanya engkau menyakiti hati Rasulullah SAW karena cucunya dihina dan dicaci maki, tetapi engkaupun telah keluar dari Aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah yang menjunjung tinggi kecintaan kepada Ahlul Bait.

Apakah engkau merasa akhlakmu lebih baik dari Habib Rizieq?
Engkau lebih bertaqwa dari Habib Rizieq, sementara hatimu dipenuhi dengan kebencian kepada cucu keturunan Rasulullah SAW?
Kau mungkin beralasan, "Habib Rizieq itu akhlaqnya buruk!"

Perintah Allah SWT dalam QS As Syura: 23, tidak ada kaitan, apakah yang harus kau cintai semata-mata hanya keturunan Rasulullah SAW yang akhlaqnya baik saja, dan kau harus membenci yang akhlaqnya tidak baik?

Keturunan Rasulullah SAW bukanlah malaikat yang bebas dari cela dan dosa. Bebas dari berbuat maksiat dan kesalahan. Tetapi, sekalipun demikian, engkau tidak ada hak untuk membenci mereka.

Kau hanya wajib mencintai mereka!
Jika mereka akhlaqnya baik, maka kau ikuti mereka sebagai bentuk rasa cintamu dan bukti ketaatanmu pada Allah SWT.
Jika mereka akhlaqnya tidak baik, maka kau luruskan mereka dengan ikhsan, sebagai bukti cintamu dan taatmu kepada Allah SWT.

Seandainya ada ahlul bait Rasulullah SAW berakhlaq buruk, jangan kau caci, jangan kau maki, tapi peringatkan, luruskan, jangan malah kau tinggalkan, sebagaimana cintamu pada anakmu yang tidak berkurang, sekalipun anakmu berbuat salah dan kemaksiatan.

Kau akan dengan sabar mengajak anakmu pada kebaikan, memperingatkan jika bermaksiat, dan kau pun tetap menyayangi anak-anakmu. Demikianlah seharusnya kau memperlakukan Ahlul Bait.
Dari Zaid Ibn Arqam RA: Suatu hari Rasulullas SAW bangkit melakukan khotbah disebuah mata air yang dikenal dengan nama Khum, terletak diantara Makah dan Madinah.

Pertama beliau mengucapkan Hamdalah dan sanjungan kepada Allah SWT, lalu memberi peringatan dan nasihat.
Setelah itu beliau bersabda:
"Amma ba'du. Hai manusia, sesungguhnya aku hanyalah seorang manusia yang hampir kedatangan utusan Tuhanku, lalu aku menyambutnya.
Dan sesungguhnya aku titipkan kepada kalian dua perkara yang berat, yang pertama ialah Kitabullah yang didalamnya terdapat petunjuk dan cahaya, maka ambillah Kitabullah dan berpegang teguhlah kepadanya.

Dan (yang kedua ialah) Ahlul Baitku, aku ingatkan kalian kalian kepada Allah tentang Ahlul Baitku, aku ingatkan kalian kepada Allah tentang Ahlul Baitku."
Husain RA bertanya kepada Zaid Bin Arqam RA: Siapakah yang dimaksud dengan Ahlul Baitnya? Dan dijawab oleh Zaid, yang termasuk Ahlul Bait adalah mereka yang haram menerima zakat, yakni mereka dari keluarga Ali, Keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas.
Hadits ini juga diriwayatkan oleh Al Imam Muslim dan Al Imam Nasai.

Terlalu banyak kalau saya ceritakan Hadits tentang Ahlul Bait / Keturunan dari Rasulullah SAW, yang Rasul sampaikan bahwa mereka tidak akan berpisah dengan Al Qur'an, hingga hari kiamat.
Silakan tanyakan saja kepada Ustadz atau Kyaimu. Hadits-hadits tentang Ahlul Bait.
Habib Muhammad Rizieq Shihab, engkau suka atau tidak, engkau tidak bisa merubah kenyataan bahwa beliau adalah salah satu Ahlul Bait Rasulullah SAW, yang haram bagimu untuk membenci mereka.

_Nasab Habib Muhammad Rizieq Syihab bin Husein bin Muhammad bin Husein bin Abdullah bin Husein bin Muhammad bin Syeikh bin Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad Syihabuddin Al-Asghar bin Abdurrahman Al-Qadhi bin Ahmad Syihabuddin Al-Akbar bin Abdurrahman bin Syeikh Ali bin Abu Bakar As-Sakran bin Abdurrahman As-Segaf …bin Muhammad Maulad Daawilah bin Ali bin Alwi Ibnul Faqih bin Muhammad Al-Faqihil Muqaddam bin Ali Walidil Faqih bin Muhammad Shahib Murbath bin Ali Khala’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa An-Naqib bin Muhammad Djamaluddin bin Ali Al-Uraidhi bin Ja’far As-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husein As-Sibth bin Ali bin Abi Thalib wa Fathimah Az-Zahra binta Rasulullah Muhammad SAW._

Sekalipun sudah aku beberkan tentang kebenaran ini, engkau akan tetap lebih memilih untuk mengikuti syetan, untuk membenci anak keturunan Rasulullah, yang didalamnya ada darah Rasulullah SAW yang mengalir, SILAKAN!
Engkau akan mempertanggung jawabkan perbuatanmu itu dihadapan Allah SWT kelak pada Yaumul Hisab, hari dimana amalmu diperhitungkan oleh Allah SWT.

Dan ketika itu, engkau sangat mengharap pertolongan dari Baginda Nabi Muhammad SAW, dan seandainya Rasulullah SAW bertanya kepadamu, "Bagaimana engkau memperlakukan anak keturunanku didunia?" Bagaimanakah engkau akan menjawabnya? Apakah kau akan menjawab: Aku mencacinya, aku memakinya, aku memfitnahnya, aku mengutuknya!

Akankah jawaban itu yang akan kau sampaikan pada Rasulullah SAW padahal pada waktu itu engkau meratap-ratap memohon syafaat kepada Rasulullah SAW?
Mungkinkah Rasulullah SAW memberikan syafaat kepada orang yang telah menghina dan mencaci anak cucunya?

Mungkinkah Rasulullah SAW akan memberikan syafaat untuk manusia yang telah mengabaikan Hadits Tsaqalain, yang Rasulullah SAW sampai berpesan 3x agar kita berpegang teguh pada Ahlul bait?
Mungkinkah Rasulullah SAW memberikan syafaat kepada manusia yang mengabaikan perintah pada QS As Syura: 23?

Saya mengingatkan anda untuk segera bertaubat!
Tetapi jika mulai hari ini dan seterusnya, setelah anda mengetahui kebenaran ini, anda tidak mau bertaubat, ketahuilah, maka turun Laknat Allah SWT dan Rasulullah SAW kepadamu!

Silakan anda yang keras hatinya, kotor nuraninya, mengabaikan dan bahkan meremehkan peringatan ini. Saya tidak akan heran.
Kenapa? Bagaimana mau heran, amanah Rasulullah SAW dan Perintah Allah SWT saja berani engkau abaikan.

Semoga engkau masih diberikan hidayah oleh Allah SWT setelah datangnya peringatan ini.

Dan jika engkau bertaubat, semoga Allah SWT menjadikanmu insan yang mulia didunia dan diakhirat, atas sebab kecintaanmu kepada Rasulullah SAW dan anak cucunya.
Amiin Yaa Rabbal 'Alamiin.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

*Much Nasrulloh Al Jufry II*

NB: 
Bagi anda para pecinta Ahlul Bait Rasulullah SAW, silakan sebarkan Surat Terbuka ini agar sampai kepada sebanyak mungkin saudara muslim yang tersesat memusuhi Ahlul Bait Nabi SAW dan semoga kembali bertobat dan kembali mengkaji Islam dg baik.

Friday, June 16, 2017

Bukti-Bukti Keberadaan Manusia Raksasa Sengaja Dihancurkan

Indonesian Free Press -- Kabar tentang keberadaan manusia raksasa sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Kitab-kitab suci, buku-buku kuno, mitos dan legenda-legenda masyarakat di berbagai negara banyak menyebutkan keberadaan mereka.

Dalam Kitab Ramayana yang diimani oleh orang-orang Hindu terdapat bangsa raksasa yang dipimpin oleh raja bernama Rahwana, mereka tinggal di negeri di seberang lautan.

Dalam kitab Perjanjian Lama yang diimani oleh orang-orang Kristen dan Yahudi ada sosok manusia-manusia raksasa yang disebut 'Nephilim', 'Goliath', 'Og King of Bashan', dan 'Anakim'. Dalam Injil Terjemahan King James disebutkan bahwa tinggi 'Goliath' mencapai 2,75 meter.

Sejarahwan Yahudi yang bekerja untuk Romawi, Flavius Josephus, dalam bukunya yang terkenal "Antiquities of the Jews" yang ditulis tahun 93 M, menyebutkan tentang manusia-manusia raksasa 'Amorites' yang tinggal di Hebron:


"Karena alasan tertentu mereka pindah ke Hebron; dan ketika mereka berhasil merebut kota ini, mereka membantai seluruh penduduk (Hebron). Pada saat itu tinggallah manusia-manusia raksasa yang memiliki tubuh sangat besar dan bentuknya sama sekali berbeda dengan manusia umumnya, sehingga mengejutkan siapa pun yang melihatnya dan menakutkan siapapun yang mendengar suaranya. Kerangka manusia-manusia raksasa ini masih banyak ditemukan pada saat ini."

Dalam Al Qur'an juga disebutkan tentang keberadaan manusia raksasa:

“Hai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang Jabbarin (orang-orang yang berbadan besar), sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka keluar daripadanya. Jika mereka keluar daripadanya, pasti kami akan memasukinya.”(QS. Al-Maidah: 22)

Para ulama juga percaya bahwa Kaum Ad' yang disebut-sebut dalam Al Qur'an adalah orang-orang yang berbadan raksasa.

"Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum Ad' (yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri lain." (QS: Al Fajr 89: 6-8)

Al Qur'an juga menyebut tentang manusia raksasa bernama Jalut, yang mati setelah diketapel oleh Daud. Kemungkinan, Jalut ini adalah bangsa 'Amorites' seperti disebutkan oleh Flavius Josephus. (Josephus, Antiquities of the Jews, Book 5, Chapter 2, Number 3, Antiquities of the Jews: Book 5, Retrieved: 15 March 2013).

Banyak temuan arkeologis juga menunjukkan hal yang sama. Namun, ada upaya sistematis untuk menghancurkan bukti-bukti keberadaan manusia raksasa itu demi mendukung 'cerita' yang dipromosikan sebagai satu-satunya kebenaran asal-muasal manusia di muka bumi, yaitu 'teori evolusi' yang baru muncul pada abad 19.

Sebagaimana dilaporkan oleh sejumlah media independen termasuk situs The World News Daily Report pada 13 Juni lalu, Mahkamah Agung Amerika (Supreme Court) telah memerintahkan  Smithsonian Institution, sebuah organisasi gabungan pusat-pusat penelitian arkeologi dan museum ternama, untuk membuka kembali laporan-laporan penelitian mereka sejak awal tahun 1900-an, untuk membuktikan bahwa kelompok ini tidak melakukan 'cover up' atau upaya menutup-nutupi bukti-bukti tentang keberadaan manusia raksasa.

Menurut laporan tersebut Smithsonian Institution diduga kuat telah menghancurkan ribuan tengkorak manusia raksasa yang ditemukan di seluruh Amerika sejak awal tahun 1900-an demi mendukung teori 'mainstream' evolusi manusia.

Dugaan tersebut dikemukakan oleh kelompok American Institution of Alternative Archeology (AIAA), yang oleh Smithsonian Institution diberikan respon dengan menuntut AIAA atas tuduhan 'defamation' terhadap organisasi yang telah eksis selama 168 tahun itu.

Selama proses persidangan, demikian laporan The World News Daily Report, terungkap sejumlah kesaksian dari sejumlah 'mantan orang dalam' Smithsonian Institution yang mengakui memiliki bukti-bukti kuat bahwa lembaga itu telah menghancurkan puluhan ribu tengkoran manusia raksasa yang tingginya berkisar antara 6 kaki (1,8 meter) sampai 12 kaki (3,6 meter).

Para arkheolog 'mainstream', termasuk dari Smithsonian Institution, mengatakan bahwa Amerika pertama kali dihuni oleh manusia yang datang dari Asia (Indian) melalui Selat Bering, sekitar 15.000 tahun yang lalu. Meski faktanya adalah ditemukan juga adanya kuburan-kuburan kuno berisi kerangka raksasa dengan benda-benda logam yang umurnya jauh lebih tua dan diakui oleh para Indian telah ada sebelum kedatangan nenek moyang mereka.

Pada tahun 2011 para peneliti American Association for Alternative Archeology (AAIA) menemukan tulang femur (tulang paha) berukuran 1,3 meter. Inilah yang menjadi bukti kuat tuntutan (AAIA).

Namun yang menarik adalah temuan tersebut bukan berasal dari proses penggalian, melainkan dari gudang simpanan Smithsonian Institute sendiri. Ya, tulang raksasa itu adalah hasil curian yang dilakukan oleh kurator organisasi itu sendiri pada tahun 1930-an. Oleh kurator itu, tulang tersebut disimpannya sepanjang hidup, dan kemudian membukanya melalui pengakuan tertulis menjelang kematiannya.

"Ini adalah hal yang sangat buruk yang dilakukan terhadap rakyat Amerika. Kami telah menyembunyikan kebenaran tentang nenek moyang manusia, para pendahulu kita, para raksasa yang berkeliaran di muka bumi seperti disebutkan dalam Kitab Injil dan kitab-kitab kuno di seluruh dunia," demikian bunyi sebagian pesan tersebut.

Menurut laporan itu, dokumen-dokumen tentang manusia raksasa yang disembunyikan Smithsonian Institution itu harus dibuka pada tahun ini.

"Pembukaan dokumen-dokumen ini akan membantu para arkheologis dan sejarahwan untuk mengevaluasi teori-teori tentang evolusi manusia dan membantu kita untuk lebih memahami budaya 'mound builder' di Amerika dan di seluruh dunia," kata Direktur AIAA Hans Guttenberg.

"Akhirnya, setelah lebih dari seabad kebohongan, kebenaran tentang para pendahulu manusia-manusia raksasa itu akan terbuka di hadapan dunia," tambahnya lagi.(ca)

Thursday, June 8, 2017

Ahok, Kisah Cinta dan Kekalahan yang Dilanjutkan (Bagian I)

* Anis Che Hab

Indonesian Free Press -- Pandangan blog ini tentang orang-orang Syiah pendukung Ahok simpel-simpel saja. Mereka adalah orang-orang bodoh atau munafik.

-----------------------
Saya pendukung Habib Rizq. Tolong “dicatet” sejak awal baca. Dan saya ingin menulis perasaan saya sebagai manusia bebas. Tanpa ditakuti-takuti dengan embel-embel Pancasila, kebhinekaan, NKRI apalagi Islam ekstrim atau radikal segala.
Saya gak mau menghina-hina Ahok dan berprasangka. Biarkan Ahok tenang di dalam hotel prodeo. Saya cuma gerah dengan pendukungnya dan mungkin pendukung pemerintah terutama dari komunitas yang dekat dengan saya dan kekalahan mereka yang terus berbuntut panjang tanpa mau berkaca dan menilai diri.
Harap diperhatikan, kalau Islam Habib Rizieq dan saya serta pendukung bela Islam dan nenek moyangnya dari sononya rasis, anti Pancasila apalagi gak suka NKRI, yakin deh dari dulu Indonesia sudah bubar dan terpecah belah. Kami meski gak dukung Ahok juga Pancasilais tapi gak pake pamer dan gembar-gembor politik.

Siapa yang bilang kami gak cinta Indonesia. Siapa bilang kami anti Cina dan Kristen. Siapa yang bilang kami Islam ekstrim dan mau membubarkan Indonesia dengan khilafah. Enggak segitunya kali. Tolong dipilah-pilah deh jangan gebyah uyah. Itu ketakutan yang dibuat-buat banget.
Saya juga habib dan dari komunitas Islam pecinta Rasulullah, keturunannya dan sahabatnya yang setia. Saya juga pernah turut serta membela rakyat tertindas bersama almarhum Munir yang saya hormati. Boleh dong saya bersuara terutama kepada para pecinta Ahok yang luar biasa kecintaannya sampai-sampai kelewat romantis dan membuat saya curiga sebenarnya kalian cinta Ahok beneran atau cuma dalih untuk karenan gengsi akibat terlampau mencintai pikiran dan keinginan kalian sendiri.
Saya mau bertanya neh. Harap jawab dengan jujur. Jauh sebelum bela Islam, jauh sebelum Anies Baswedan jadi gubernur, jauh sebelum stigma gerakan Islam garis keras, takfiri, dll, kalian sudah jatuh cinta kan dengan Ahok.
Jatuh cinta sih bukan masalah, silakan saja. Tapi gak usahlah bilang kalian mendukung Ahok untuk semata-mata melawan Islam garis keras dan takfiri. Kalian mendukung Ahok dasarnya karena alasan lain kok apapun itu.
Karena kalaupun bukan Anies, dan lawan Ahok ternyata orang lain dan sama sekali berbeda dari Anies, kalian pasti akan tetap dukung Ahok dengan kecintaan yang dalam bersama kecintaan para kelas menengah, seleb dan media pendukung Ahok. Dalil mencintai Ahok karena menegakkan kebhinekaan dan urusan melawan takfiri dan kaum intoleran sungguh dalil yang basi. Cinta sudah terbit duluan, sisanya cuma bunga-bunga yang dikembangkan.
Begini maksudnya. Habib Rizieq setahu saya gak pernah bilang kalian kafir dan memusuhi kalian, bahkan sebaliknya mengajak umat Islam bersatu dari manapun mazhabnya, tapi kalian tetap aja ngotot, yakin banget menghakimi bahwa Habib Rizieq garis keras, musuh kalian dan gerombolan takfiri.
Sementara Ahok sebagai politisi terang-terangan bilang dia gak mau Islam yang aneh-aneh dengan menyebut seperti Syiah dan Wahabi. Sekonyong-konyong kalian bilang dengan nada menghaluskan dan membela Ahok, bahwa itu karena Ahok gak ngerti. Bukan maksudnya ngomong gitu. Saya heran. Kok kalian susah banget bersikap seimbang dan kritis.
Kalian dengan nyinyir menyebut gerakan bela Islam Habib Rizieq dan kemenangan Anies-Sandi sebagai kebangkitan Orba rasa syariah dan kemenangan fasis berjubah. Padahal mereka berdua belum juga menjalankan pemerintahan. Sabar dikit dong.
Sementara itu kalian justru bungkam bahkan membela-bela tatkala Ahok menggusur warga di puluhan titik di Jakarta menggunakan aparat bersenjata dan buldozer masuk ke kampung-kampung. Ahok juga menutup dialog dengan warga bahkan menuduh warga sebagai penghuni liar dan bayaran.
Gak berhenti di situ. Kalian menilai pengadilan terhadap Ahok adalah peradilan sesat dan habis-habisan mencerca aparat penegak hukum. Padahal di tempat lain kalian selalu berbicara agar menghormati hukum.
Tapi herannya tatkala Habib Rizieq dikriminalisasi, dan dijadikan tersangka, kalian memuji-muji hukum dan aparatnya seolah tanpa cela dan lupa dengan omongan kalian sebelumnya.
Asal kalian tahu, siapa sih yang menyebarkan percakapan yang dianggap pornografi itu? Siapa ya sebenarnya. Lalu darimana kalian yakin dengan menuduh bahwa telah terjadi zina dan asusila? Mengembangkan desas-desus tuduhan tentang sesuatu yang kalian anggap zina, justru lebih tidak bermoral daripada kemungkinan zina itu sendiri. Saya pastikan, Habib Rizieq tidak akan jatuh lewat aib yang kalian besar-besarkan.
Saya merasa kalian perlu belajar dari ketakutan dan keinginan di kepala kalian sendiri. Sudah-sudahlah gembar-gembor soal Pancasila dan kebhinekaan. Kami bukan tak mengimani Pancasila, kami justru kecewa dan mau protes kenapa hidup semakin susah dan timpang sementara orang kaya semakin kaya dan diberi pelayanan macem-macem.
Kami bukan gak percaya Pancasila, justru kita mempertanyakan praktiknya. Kenapa hidup semakin gak adil. Kenapa hukum tidak ditegakkan kepada mereka yang jelas-jelas ditindas. Tolonglah, jangan jual-jual slogan soal kebhinekaan, Pancasila dan NKRI, barang itu terbukti gak laku dan sudak kalah. Kini waktunya membuktikan beneran dan sungguh-sungguh butir-butir Pancasila tanpa slogan.
Kita sama-sama tahu, Ahok sudah diberi kesempatan lewat demonstrasi lilin oleh para pendukungnya di pelbagai kota untuk maju menjadi martir melawan pasal penodaan agama yang kalian anggap pasal karet demi kepentingan publik. Tapi Ahok memilih untuk diam dan sudah. Apapun itu alasannya. Kenapa kalian justru berisik sekali gembar-gembor slogan dan melanjutkan barang basi yang sudah jelas mengandung kekalahan. Mohon berpikirlah dengan lebih jujur. Ini soal pertempuran politik yang biasa-biasa saja, jangan terlalu serius ah seolah barang sakral.


( Anis Che Hab, pecinta Habib Rizieq shahab dan NKRI yang pancasilais )



Dicopas dari status Facebook
A Uwais Alatas